<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837</id><updated>2011-07-24T00:53:09.702-07:00</updated><category term='Formula Bisnis Joko S'/><category term='Sebab Jadi Kaya'/><category term='Tips Memulai  Bisnis'/><category term='E-book Terbaik'/><category term='Motivasi Muslim Harus Kaya'/><category term='Kolom Ust. Anis Matta'/><category term='Profil Muslim Kaya'/><category term='Daftar Bisnis HARAM'/><title type='text'>Muslim Kaya       Dan Bertaqwa</title><subtitle type='html'>Kumpulan E-book Terbaik, Bisnis Halal dan Melimpah, Tips Menjadi Muslim Kayaraya penuh Berkah, dan Motivasi Menjadi Muslim Kaya dan Bertaqwa....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-8537022913001380891</id><published>2011-07-24T00:43:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T00:53:09.721-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi Muslim Harus Kaya'/><title type='text'>Pahala orang kaya dan miskin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-BO2E41Epf8A/TivPTJsJVYI/AAAAAAAAAH4/NuGOilDOhhg/s1600/orang-paling-kaya-abdullah-zaen-tunas-ilmu-238x238.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 238px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-BO2E41Epf8A/TivPTJsJVYI/AAAAAAAAAH4/NuGOilDOhhg/s320/orang-paling-kaya-abdullah-zaen-tunas-ilmu-238x238.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632823686882481538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Dzar Al-Ghifari ra menerangkan bahwa sebagian sahabat Rasulullah saw, berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah! Orang-orang kaya telah lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana yang kami kerjakan. Mereka berpuasa sebagaimana yang kami kerjakan, dan mereka bershadaqah dengan kelebihan harta kekayaan yang mereka miliki (sementara kami tidak bisa melakukannya)”.&lt;br /&gt;Beliau bersabda: “Bukankah Allah telah menunjukkan kamu cara-cara bagaimana kamu bisa bershadaqah? Sesungguhnya setiap tasbih (Subhanallah) itu adalah shadaqah, dan setiap takbir (Allahu Akbar) itu adalah shadaqah, dan setiap tahmid (Alhamdulillah) itu adalah shadaqah, dan setiap tahlil (Laa ilaaha illallah) itu adalah shadaqah, dan menyeru kepada kebaikan itu adalah shadaqah, dan mencegah dari yang munkar itu adalah shadaqah, dan bergaul dengan isteri juga shadaqah”.&lt;br /&gt;Bertanya para sahabat: “Ya Rasulullah! Apakah jika diantara kami yang menyalurkan hasrat biologisnya kepada isterinya juga mendapat pahala?” Beliau menjawab: “Bukankah jika ia menyalurkannya kepada yang haram itu berdosa? maka demikian pula apabila ia menyalurkannya kepada yang halal, maka ia juga akan mendapatkan pahala”. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;DIarsipkan di bawah: Akidah dan Tauhid, Al-Arba'in an-Nawawiyah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-8537022913001380891?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/8537022913001380891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/pahala-orang-kaya-dan-miskin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8537022913001380891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8537022913001380891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/pahala-orang-kaya-dan-miskin.html' title='Pahala orang kaya dan miskin'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-BO2E41Epf8A/TivPTJsJVYI/AAAAAAAAAH4/NuGOilDOhhg/s72-c/orang-paling-kaya-abdullah-zaen-tunas-ilmu-238x238.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-851490335518922698</id><published>2011-07-22T20:16:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T20:21:17.072-07:00</updated><title type='text'>RAHASIA MENJADI KAYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-QQI45bRe9cU/Tio9xPkhi9I/AAAAAAAAAHw/_JHsLpOX6_Q/s1600/IMG01336-20110526-1035.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-QQI45bRe9cU/Tio9xPkhi9I/AAAAAAAAAHw/_JHsLpOX6_Q/s320/IMG01336-20110526-1035.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632382200182836178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang sering menunda berinvestasi dan selalu ada cara atau alasan untuk menunda. Alasan yang sering dikemukakan yaitu belum punya dana cukup untuk berinvestasi, tidak tahu cara berinvestasi, menunggu waktu yang tepat dan masih banyak alasan lainnya. Padahal pentingnya berinvestasi sudah disadari oleh semua orang. &lt;br /&gt;Namun ironisnya banyak orang sudah berinvestasi tapi hanya sedikit yang menjadi kaya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya karena investasi tersebut masih diperlakukan sebagai tabungan. &lt;br /&gt;Tabungan vs Investasi&lt;br /&gt;Sebenarnya apa perbedaan antara tabungan dengan investasi?&lt;br /&gt;Tabungan biasanya dilakukan dengan tujuan untuk membiayai sesuatu seperti liburan. Ketika tabungan tersebut sudah dinilai cukup maka Anda akan menarik tabungan tersebut dan menghabiskan untuk liburan tersebut. Setelah liburan, tidak ada lagi dana tersisa dan Anda harus menabung lagi. &lt;br /&gt;Sedangkan, membangun kekayaan adalah suatu hal yang berbeda dan memerlukan waktu. Orang yang ingin hidup makmur pada masa pensiun nanti akan menginvestasikan dananya dalam jangka panjang dan biasanya diinvestasikan pada aset yang nilainya bertumbuh seperti pada saham dan obligasi. Bila nilai aset investasi telah bertumbuh dapat diambil sebagai pendapatan, sementara nilai pokoknya tetap dipertahankan. Atau Anda dapat menginvestasikan kembali hingga harta Anda terus berkembang dan menghasilkan pendapatan yang lebih banyak lagi. &lt;br /&gt;Memang, berinvestasi membutuhkan kesabaran tapi hasilnya akan terasa nantinya. Dengan berjalannya waktu, investasi yang telah Anda lakukan tersebut, setelah dihitung-hitung ternyata terus bertambah dan malah Anda mendapatkan dana tambahan dari hasil investasi tersebut sehingga meningkatkan kesejahteraan hidup Anda. &lt;br /&gt;Ketika suatu saat nanti Anda memutuskan untuk berhenti bekerja, strategi investasi Anda berubah. Pada saat itu, Anda akan mulai menarik aset investasi, tapi harus Anda pastikan bahwa pemakaian dana tersebut benar-benar sesuai kebutuhan agar tetap tersedia selama masa pensiun Anda. &lt;br /&gt;The Power of Starting to Invest Now&lt;br /&gt;Ilustrasi dibawah ini mudah-mudahan dapat mendorong semangat Anda untuk segera berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsikan Anda akan pensiun pada usia 55 tahun dengan harapan mempunyai dana sebesar Rp 1 Milyar. Berapakah investasi yang mestinya Anda sisihkan setiap bulannya jika tingkat suku bunga diasumsikan rata-rata 8% per tahun? &lt;br /&gt;USIA MULAI INVESTASI INVESTASI PER BULAN (Rupiah)&lt;br /&gt;25 tahun 670.979&lt;br /&gt;35 tahun 1.697.734&lt;br /&gt;45 tahun 5.466.092 &lt;br /&gt;Lihatlah, semakin Anda menunda berinvestasi, maka akan semakin besar dana yang harus dipersiapkan setiap bulannya untuk pensiun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-851490335518922698?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/851490335518922698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/rahasia-menjadi-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/851490335518922698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/851490335518922698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/rahasia-menjadi-kaya.html' title='RAHASIA MENJADI KAYA'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-QQI45bRe9cU/Tio9xPkhi9I/AAAAAAAAAHw/_JHsLpOX6_Q/s72-c/IMG01336-20110526-1035.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-3764385488721216890</id><published>2011-07-22T08:17:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T08:18:47.905-07:00</updated><title type='text'>Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya</title><content type='html'>Akhirnya MQS Publishing berhasil menuntaskan penggarapan buku "Saya Tidak Ingin Kaya, tapi Harus Kaya" yang merupakan karya terbaru Aa Gym. Buku ini dalam versi workshopnya kali pertama diluncurkan di Swissottel Singapore dalam rangka seminar pengusaha Muslim Melayu. &lt;br /&gt;Kekayaan tentu identik dengan harta, tetapi kaya yang ditawarkan oleh Aa Gym adalah bukti kekayaan yang sesungguhnya. Kaya dalam pengertian hakiki yang harus dimiliki oleh setiap Muslim. Siapa bilang Muslim hanya butuh kehidupan akhirat saja. Justru seorang Muslim harus kaya agar dapat menjadi makhluk yang diperhitungkan oleh lawan-lawannya. Karena tidak dapat dipungkiri lagi bahwa di masyarakat berkembang paham yang menjadikan materi adalah segala-galanya. Diharapkan kelak seorang Muslim dengan kekayaannya itu dapat mengayomi dan menjadi pemimpin yang bijaksana bagi kaumnya.&lt;br /&gt;Lebih dari itu seorang Muslim harus memiliki lima kekayaan yaitu kaya Ghirah (semangat), kaya Input (ilmu, wawasan, dan pengalaman), kaya Gagasan (ide dan kreatifitas), kaya Ibadah (amal), dan kaya Hati. Jika semua kekayaan itu dapat kita peroleh, dapat dipastikan kekayaan dalam bentuk harta akan kita dapatkan juga karena itu sebenarnya hanya merupakan bonus dari kerja keras kita dalam menempuh GIGIH tersebut.&lt;br /&gt;Bagaimana semua itu dapat diperoleh sehingga kita dapat digolongkan menjadi Muslim sempurna, kaya dunia dan akherat. Aa Gym dalam bukunya ini banyak memberi contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;Jika kita memiliki semangat (ghirah) dalam menjemput rezeki yang ditunjang dengan ilmu dan pengalaman yang dibutuhkan orang lain, serta memiliki ide-ide orisinil, pasti rezeki yang berupa harta akan selalu berdampingan dengan hidup kita. Apakah cukup hanya sampai di situ? Ternyata tidak. Aa Gym memberi contoh agar seorang Muslim tidak hanya memiliki itu. Seorang Muslim harus memiliki derajat yang lebih, &lt;br /&gt;dengan menambah definisi kaya dalam hal ibadah serta menyempurnakannya dengan kaya hati sehingga menjadi Muslim yang Qolbun Saliim. Seorang Muslim yang kaya harta dan memiliki akhlak mulia serta kebersihan hati. Seorang Muslim yang dengan kekayaannya itu dapat memakmurkan umat. &lt;br /&gt;Alangkah indahnya dunia ini jika formula GIGIH yang ditawarkan Aa Gym dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar dan dapat disambut oleh kaum Muslim dengan baik untuk menaklukan dunia yang berputar dengan cepat sekaligus berharap kehidupan yang abadi di akherat. &lt;br /&gt;Sungguh buku yang sangat luar biasa bagi para pembaca yang sudah sangat penat dengan kesibukan dunia. Karena jika hanya dunia yang kita kejar, hanya dunialah yang akan kita dapatkan. Tetapi apabila dunia kita jadikan sebagai sarana untuk menggapai akhirat, insya Allah tujuan hidup mulia itu pun akan direstui Allah.&lt;br /&gt;Wallahu 'alam bis shawab. (Yan'z)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-3764385488721216890?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/3764385488721216890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/saya-tidak-ingin-kaya-tapi-harus-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/3764385488721216890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/3764385488721216890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2011/07/saya-tidak-ingin-kaya-tapi-harus-kaya.html' title='Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-2763090719756447867</id><published>2010-08-17T23:51:00.001-07:00</published><updated>2010-08-17T23:56:16.370-07:00</updated><title type='text'>HARTA DI TANGAN MUSLIM</title><content type='html'>Wahai 'Amru, alangkah baiknya harta di tangan orang yang sholeh. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam ini bukan agama sufistik. Islam tidak menjadikan umatnya seperti pendeta-pendeta atau rahib-rahib yang membenci kehidupan dunia. Islam tidak mengajarkan kita untuk membenci dunia, tetapi Islam memerintahkan kita untuk mengendalikan dunia, memanfaatkan dunia untuk bekal kita di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata siapa Rasulullah adalah orang yang miskin. Kalau standar miskin adalah tidak punya handphone, mungkin memang benar Rasulullah miskin. Tapi kalau standarnya handphone, Abdurrahman bin Auf yang punya harta berlimpah juga terketegori miskin dong. Hehe, Cuma bercanda kok. Kalo standar miskin adalah baju yang bertambal, jarang makan enak dan kenyang, atau minum dari gelas-gelas emas, maka Rasulullah terkategori miskin. Tapi coba kita cek kekayaan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian pernah dengar Dzul-Lujjain? Dzul Lujjain itu pedang komando Rasulullah. Penelitian mengatakan bahwa perlu sekitar dua kilogram emas untuk menempanya menjadikan pedang yang begitu berkilat ketika terkena cahaya matahari. Kita hitung aja, harga emas satu gram berapa? Anggaplah dua ratus ribu, kalikan aja dua ribu gram. Empat ratus juta! Ya, untuk pedang saja Rasulullah mengalokasikan dana empat ratus juta, masa dibilang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat pula Dul-dul, keledai yang diberikan Muqauqis kepada Rasulullah, keledai ini punya kemampuan lari yang cepat, cobalah kalian hitung sendiri jumlahnya kalau diuangkan. Kesimpulannya, siapa bilang Rasulullah miskin. Rasulullah adalah sosok yang sangat kaya, sangat kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan catatan sejarah yang menyebutkan beliau tidur di atas pelepah kurma, hingga membekas pada punggungnya. Bagaimana pula dengan cerita heroik dalam perang khandaq, dimana saat itu beliau mengganjal perutnya dengan dua batu karena tidak ada yang dimakan. Bagaimana pula dengan api yang tak pernah menyala di dapurnya selama dua purnama? Bukankah itu pertanda kesederhanaan beliau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesederhanaan, iya. Tapi kalau kemiskinan, tidak. Kesederhanaan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kemiskinan. Kalau kemiskinan, memang harus memiliki kesederhanaan. Itu pasti, karena kalau memang tidak punya apa-apa, ya tidak ada pilihan lain selain hidup sederhana. Tapi kalau kaya, tidak harus mewah bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya tidak harus mewah. Kekayaan di tangan seorang Muslim adalah untuk memudahkannya menggapai ridho Allah. Jadi, hartanya hanya dialokasikan untuk pengabdian pada Allah. Kalau tidak ada hubungannya dengan pengabdian pada Allah, maka seorang Muslim tidak akan pernah mengalokasikannya ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya Rasul, apa hubungannya ranjang yang empuk dengan ketaatan pada Allah? Justru kadang-kadang kasur yang empuk bisa melenakan. Saking nikmatnya tidur malah tidak bisa bangun untuk shalat malam, bahkan untuk shalat shubuh sekalipun. Tapi untuk hal yang berhubungan dengan pengabdian pada Allah, maka Rasul akan mengupayakan semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang fakir-miskin akan memasuki surga lima ratus tahun sebelum orang-orang kaya memasukinya. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir saja kemiskinan berubah menjadi kekufuran. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang Muslim, harta adalah investasinya yang luar biasa untuk akhiratnya. Lihatlah orang-orang kaya di masa awal kenabian, justeru dengan kekayaannya-lah Allah menurunkan kemenangan bagi kaum Muslimin. Utsman bin Affan menginfaqkan bahan makanan untuk seribu orang, seribu ekor kuda, dan lain-lain. Abdurrahman bin Auf, Abu Bakr, dan para jutawan Muslim lainnya juga melakukan yang sama, mereka menjadikan harta kekayaannya sebagai investasi akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenapa Rasulullah mengatakan bahwa &lt;br /&gt;“…Alangkah baiknya harta di tangan orang yang shalih.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena di tangan Muslim yang shalih, harta akan ia gunakan untuk taat pada Allah, untuk menyebarluaskan Islam, untuk dakwah, untuk jihad, untuk membantu saudara sesama Muslim, untuk membebaskan budak, untuk membeli senjata, untuk membeli kuda yang bisa mengantarkan kemanapun pergi. Maka tepatlah kata Anis Matta, menjadi seorang Muslim harus kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu." Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.” (TQS. Al-Baqarah : 247)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, saya mengambil contoh Thalut, bukan berarti saya mengatakan Thalut adalah Muslim. Bukan, karena predikat Muslim hanya diberikan Allah kepada ummat Nabi Muhammad Saw. Sementara Thalut adalah ummat Nabi Dawud alaihissalam, yang memiliki satu kesamaan dengan kita, yaitu menyembah Allah dan tak menyekutukannya dengan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah Thalut, Allah memilihnya menjadi pemimpin karena Thalut adalah orang yang memiliki ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa. Lha, mana kayanya? Bukankah kita membahas tentang pentingnya menjadi orang shalih yang kaya? Tunggu dulu, memang kata kekayaan tidak disebutkan secara tegas dalam surah al-Baqarah ayat 247 itu. Tapi coba kita kaji lebih dalam; Thalut adalah orang yang ilmunya luas dan tubuhnya perkasa. Untuk memiliki ilmu yang luas, perlu alokasi dana yang tak sedikit. Kita saja, untuk dapat gelar doktor di bidang hadits, perlu berapa lama kuliah, berapa dana yang kita keluarkan? Bukankah untuk itu kita harus ‘kaya’ dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, tubuh yang perkasa. Bukankah untuk membentuk tubuh yang perkasa diperlukan gizi yang cukup, makanan yang sehat, olah raga yang cukup, dan latihan yang ekstra. Bukankah untuk memenuhi itu semua tidak gratis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, menjadi Muslim memang harus kaya. Tapi bukan berarti tidak boleh miskin. Keduanya mulia di sisi Allah, asalkan si miskin ini tetap berusaha dengan kualitas yang sama dengan si kaya. Dia berusaha agar bisa menjemput rizqi Allah yang sangat luas, agar dengan rizqi itu dia bisa menghidupi anak dan isterinya, dia bisa berinfaq untuk jihad fi sabilillah, dengan rizqi itu pula dia bisa berinvestasi untuk akhirat, dengan rizqi itu dia menuntut ilmu, dengan rizqi itu ia berjuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketika saya mengatakan menjadi Muslim harus kaya, makna kekayaannya harus diluruskan dulu. Kekayaan bagi seorang Muslim, berbeda dengan kekayaan bagi seorang kapitalis sejati. Bagi seorang Muslim, kekayaan bukanlah jumlah mobil yang diparkir di depan rumah, bukan pula jumlah AC yang terpasang di setiap sudut rumah, bukan pula tabungan bermilyar-milyar di bank. Tapi kekayaan adalah apa yang kita kontribusikan untuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-2763090719756447867?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/2763090719756447867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2010/08/harta-di-tangan-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/2763090719756447867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/2763090719756447867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2010/08/harta-di-tangan-muslim.html' title='HARTA DI TANGAN MUSLIM'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-4615383234096981145</id><published>2010-08-12T01:01:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T01:03:33.864-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi Muslim Harus Kaya'/><title type='text'>Hari gini masih pake riba? apa kata akhirat...?</title><content type='html'>Kalo liat iklan Pajak setahun terakhir, memang cukup kreatif... Hari gini belum punya NPWP? apa kata dunia..?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pajak aja bisa bikin slogan begitu... sudah saatnya kita punya slogan juga... "Hari gini masih pake riba..? apa kata akhirat..?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dunia saja sudah kita khawatirkan, apalagi akhirat makin lebih perlu lagi kita perhatikan. Apalagi bahaya riba dan segala turunannya ini dahsyat walaupun tidak langsung terasa. Dan bahayanya pun dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem ribawi, ekonomi dunia bisa menciut seperti sekarang ini seperti balon meletus, atau seperti buih di lautan yang terbentuk ketika ombak menarik diri dan hancur kembali ketika diterjang ombak yang baru. Pertumbuhan ekonomi semu, yang kemudian akan hancur kembali dengan sendirinya seperti yang sekarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, saya kan gak makan riba, saya masih dipaksa bayar riba sama bank. Abis kalo gitu gak dikasi pinjem sama bank" gitu kelit para "tukang kredit" ke bank.&lt;br /&gt;Bro', yang bayar, yang dibayar, saksinya, dan yang nyatet itu sama aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam "Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba), mereka sama saja". (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, kalo liat hadist di atas, bukan cuma yang kredit dan yang ngasih kredit doang yang kena dong. Yang kerja di bank dan lembaga keuangan konvensional juga ikut kena tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian, hari gini kan banyak bank syariah, finance syariah, dll. Udah nyoba belum?&lt;br /&gt;"Bank syariah kan lebih mahal..." ngeles lagi deh. Bang, kalo lagi di jalan kehausan, trus di Circle K cuma ada aer putih Evian Rp 26.000 dan Bir Bintang kaleng Rp 10.000,... emang ente mo pilih yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please.... jangan ada bunga diantara kita...&lt;br /&gt;Hari gini masih pake riba? apa kata akhirat...?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-4615383234096981145?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/4615383234096981145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2010/08/hari-gini-masih-pake-riba-apa-kata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4615383234096981145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4615383234096981145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2010/08/hari-gini-masih-pake-riba-apa-kata.html' title='Hari gini masih pake riba? apa kata akhirat...?'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-4632064972040733897</id><published>2009-12-23T06:22:00.000-08:00</published><updated>2009-12-23T16:31:19.788-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebab Jadi Kaya'/><title type='text'>If you wanna be rich &amp; healthy, be happy…!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan masyarakat pada umumnya, termasuk kita sendiri, tidak bisa kita hindari anggapan bahwa semakin kaya seseorang pastilah ia akan semakin bahagia. Atau dengan kata lain, kekayaan bisa mendatangkan kebahagiaan. Tapi ternyata, anggapan itu tidak selalu benar, meskipun juga tidak bisa kita bilang salah. Ada beberapa penelitian yang menarik untuk bahas berkaitan dengan hal ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian dilakukan pada tahun 1957 di Amerika Serikat. Pada saat itu rata-rata penghasilan adalah 10.000USD dan kehidupan pada saat itu masih tanpa televisi, mesin cuci, atau perlengkapan rumah tangga yang canggih lainnya. 35% dari penduduk yang disurvey menyatakan bahwa kehidupan mereka pada saat itu “sangat bahagia”. Survey yang sama kemudian dilakukan pada tahun 2004 ketika rata-rata penghasilan penduduk Amerika sudah 3 kali lipatnya (inflasi telah disesuaikan) atau sekitar 30.000USD (dengan standar harga tahun 1957). Tentu saja pada tahun 2004 ini kehidupan mereka sudah lebih modern dengan rumah tangga rata-rata memiliki televisi, mesin cuci, dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Tapi ketika ditanyakan mengenai kebahagiaan, ternyata ada 34% yang menjawab bahwa mereka merasa “sangat bahagia”. Penelitian di atas menunjukkan bahwa walaupun penghasilan sudah naik 3 kali lipat, tapi tingkat kebahagiaan tidak berubah. Bahkan sedikit turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar rata-rata penghasilan orang Amerika Serikat sekarang adalah sekitar 35.000USD, dari kalangan orang menengah ini diajukan pertanyaan “jika diukur dengan waktu, seberapa sering Anda merasa bahagia?” Ternyata mereka menjawab 62% dari waktu saya merasa bahagia.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang sama kemudian diajukan kepada golongan orang terkaya di Amerika dengan penghasilan di atas 10juta USD atau 300 kali lipat dari kalangan menengah. Kalangan super kaya ini menjawab bahwa mereka merasa bahagia 77% dari waktu yang mereka miliki. Dengan perbedaan penghasilan 300 kali lipat, ternyata mereka memiliki tingkat kebahagiaan yang tidak terlalu jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita lihat kalangan miskin dan sangat miskin di Amerika. Penduduk yang berpenghasilan di bawah 20.000USD (sangat miskin) ternyata memiliki peluang untuk meninggal dunia di usia muda 3,5 kali lebih besar daripada mereka yang memiliki penghasilan 70.000USD (miskin). Orang-orang miskin cenderung lebih berisiko terkena penyakit darah tinggi, depresi, dan penyakit jantung kronis. Tumbuh dalam lingkungan orang miskin dapat mengurangi aktivitas pada left prefrontal cortex, bagian otak yang memproduksi rasa senang, sehingga membuat kaum miskin lebih mudah terkena depresi yang kronis. Broken family juga lebih banyak terjadi pada keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga penelitian itu menunjukkan bahwa hidup dalam kondisi miskin memang cenderung lebih sulit untuk merasa bahagia karena banyaknya permasalahan keuangan yang dihadapi. Semakin baik tingkat penghasilan seseorang, maka akan semakin besar juga peluangnya untuk merasa bahagia. Tapi, tingkat rasa bahagia ini semakin kecil bertambah jika sudah mencapati tingkat kekayaan tertentu. Begitu kita memiliki uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, tambahan lebih banyak kekayaan hanya menambah sedikit tambahan rasa bahagia daripada yang kita duga. Dalam kondisi di bawah rata-rata, penambahan kekayaan akan menambah rasa bahagia secara signifikan. Tapi dalam kondisi di atas rata-rata, penambahan kekayaan tidak lagi secara signifikan menambah rasa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mari kita lihat penelitian lain untuk menunjukkan premis sebaliknya, bahwa ternyata kebahagian bisa membuat seseorang lebih kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1976, ribuan mahasiswa baru ditanyakan mengenai seberapa bahagianya mereka dengan skoring tertentu. 20 tahun kemudian, ketika mereka sudah masuk dunia kerja, kepada mereka ditanyakan berapakah penghasilan mereka sekarang. Ternyata, kelompok mahasiswa yang memiliki skor kebahagiaan tertinggi rata-rata memiliki penghasilan 31% lebih tinggi daripada kelompok mahasiswa yang memiliki skor kebahagiaan terendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian yang berbeda, 300 karyawan dari 3 perusahaan yang berbeda di Amerika diteliti tingkat kebahagiaan dan peningkatan penghasilan mereka. Penelitian ini kemudian membuahkah kesimpulan bahwa semakin mereka merasa bahagia, semakin meningkat pula penghasilan mereka 18 bulan kemudian. CEO yang periang ternyata juga bisa meningkatkan kinerja dan produktivitas para karyawannya yang pada ujungnya meningkatkan profit perusahaan. Dan investor yang selalu menjaga mood-nya dalam keadaan baik walapun pernah merugi, mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini membuktikan bahwa kebahagiaan seseorang cenderung membawa korelasi positif terhadap penghasilannya. So, if you wanna be rich, be happy. Dan ternyata, kebahagiaan adalah pilihan. Kita sendiri yang memilih untuk merasa bahagia atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan ini juga berhubungan dengan kesehatan. Wanita yang berbahagia cenderung memproduksi hormone stress lebih sedikit dalam tubuh mereka. Dan kondisi ini akan bertahan sepanjang hari. 1000 orang lansia di Belanda yang banyak tertawa, optimis dengan masa depan, berusaha mencapai target dalam hidupnya memiliki angka mortalitas 29% lebih rendah daripada mereka yang kurang optimis. Menjadi extrovert juga lebih sehat karena mereka yang santai dan terbuka memiliki kadar glycosylated hemoglobin yang lebih rendah dalam darah mereka sehingga lebih kecil terkena risiko penyakit diabetes dan penyakit lainnya yang berhubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita berfikir terbalik. Bukannya mengejar harta agar bisa bahagia, tapi berbahagialah agar hidup kita tercukupi dan lebih sehat. If you wanna be rich and healthy, be happy…!&lt;br /&gt;Thanks To: &lt;a href="http://cashflow4muslim.blogspot.com/"&gt;Mas Ghazali&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-4632064972040733897?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/4632064972040733897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/12/if-you-wanna-be-rich-healthy-be-happy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4632064972040733897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4632064972040733897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/12/if-you-wanna-be-rich-healthy-be-happy.html' title='If you wanna be rich &amp; healthy, be happy…!'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-6055736713044420521</id><published>2009-11-13T01:42:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T02:38:09.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Formula Bisnis Joko S'/><title type='text'>Apakah Formula Bisnis Halal dan Legal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah Formulabisnis Legal dan Halal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OF COURSE. Semua bisnis yang diajarkan di Formulabisnis 100% legal, dan bukan "bisnis penipuan (haram / illegal). Penamaan "Formulabisnis" supaya mudah diingat saja dan bukan karena bisnis yang diajarkan illegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula di sini bermakna Disini diajarkan bagaimana Formula yang tepat untuk menghasilkan uang di dunia maya (internet)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ingat yang diajarkan di Formulabisnis bukan MLM anda tahu MLM penuh kontroversi karena ada yang mengatakan haram dan tidak (Dikatakan haram jika tidak ada produk dan merugikan downline paling bawah sedangkan downline yang di atas enak-enakan), Formulabisnis bukan investasi riba, bukan money game, bukan judi, tanpa cari member, apalagi menjadi downline orang lain. Formulabisnis adalah bisnis yang Halal, Legal, Elegan dan Terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Formulabisnis Cocok Untuk Pemula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Formulabisnis sangat cocok bagi Anda yang pemula atau baru ingin mencoba memulai bisnis online. Karena Formulabisnis memang didesain untuk para pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda jangan ragu dan khawatir Anda tidak bisa menjalankan bisnis online. Justru di sinilah Anda akan dibimbing untuk memulai bisnis online dari NOL, dari dasar. Yaitu dengan adanya konsultasi gratis selama 100 hari, jadi anda jangan takut akan menemukan kesulitan di tengah jalan, toh Anda bisa konsultasi untuk memecahkan masalah yang Anda alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya awalnya Gaptek dengan Bisnis Online bahkan untuk membuat Blog pun saya tidak bisa, tapi begitu bergabung dengan Formulabisnis, Anda bisa lihat sendiri inilah Blog saya walaupun sederhana tapi saya merasa puas karena bisa menciptakan Blog hasil karya sendiri di bawah panduan Formulabisnis dari Pa Joko Susilo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Formulabisnis Hanya Untuk Pemula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, Formulabisnis memang direkomendasikan untuk Pemula tapi bukan berarti yang sudah webmaster tidak diperbolehkan bergabung dengan Formulabisnis. Formulabisnis bisa diikuti oleh semua kalangan, baik itu sebagai pencari kerja sampingan, pegawai, karyawan, penggangguran, ibu rumah tangga, mahasiswa bahkan pelajar sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan banyak mahasiswa dan pelajar yang sukses bersama Formulabisnis, contohnya saya sendiri….hehehe Ada juga yang masih SMA namanya Iman Daryanto yang sudah mampu meraup Dollar US$ 119,5 hanya dalam seminggu karena mengikuti apa yang diajarkan Uang panas. Untuk lebih jelas silahkan Klik &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DI SINI &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dan baca dibagian Kisah Sukses Client Formulabisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Mudah Untuk Menjalankannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mengatakan bahwa bisnis online itu mudah, sebagian orang mengatakan bahwa bisnis online itu susah. Kalau saya sendiri merasa bahwa bisnis online itu sangat mudah. Yang jelas, bisnis online akan susah jika Anda menganggapnya susah, dan akan mudah jika Anda menganggapnya mudah. Sama seperti dalam bisnis apapun (entah itu online atau offline), cara pandang Anda yang akan menentukan apa yang Anda rasakan, apakah itu mudah atau susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas juga, bisnis online akan susah jika Anda tidak tahu caranya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Karenanya segera pesan panduan bisnis uangpanas untuk membantu memulai dan mempermudah jalan Anda dalam berbisnis di dunia internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Yang Kita Dapatkan di Formulabisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali, kita akan mendapatkan banyak macam bisnis yang benar-benar menghasilkan Uang, baik itu dalam bentuk Rupiah maupun Dollar. Dan bisnis-bisnis tersebut tidak begitu saja diberikan pada Anggota Formulabisnis, karena sebelumnya akan di uji coba oleh pemilik situs Formulabisnis yaitu Pa Joko Susilo Jika sesuai dan benar-benar menghasilkan Uang akan diinformasikan ke Anggota Formulabisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya Formulabisnis bukan hanya sekedar bisnis tetapi Tempat Konsultasi Bisnis yang memberikan kita Jalan untuk mendapatkan penghasilan dari Internet. Makanya Formulabisnis disebut juga Lowongan Kerja Dari Rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Formulabisnis Sama Seperti Bisnis Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perbedaan antara dengan bisnis lainnya, walaupun ada sedikit kesamaan tapi itu wajar dan keunggulannya pun sama bedanya. Bisnis selain Formulabisnis hampir rata-rata hanya Fokus ke SATU bisnis tersebut dan tentunya penghasilan yang akan kita dapatkan pun Ala kadarnya. Sedangkan di Formulabisnis kita akan mendapatkan berbagai Peluang Bisnis, bukan hanya SATU, DUA atau TIGA. Dan peluang bisnis tersebut tidak sulit untuk dijalankan, toh kalau pun kita kesulitan kita bisa Konsultasi dengan Pa Joko Susilo Gratis.dan kita nanti kan diberi posting2 yang bisa kita gunakan untuk bisnis online agar sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai apa saja yang akan diajarkan dari Uang Panas, silahkan Anda lihat di situs Formulabisnis silahkan Klik &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DI SINI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Saran saya segeralah bergabung dan dapatkan Tips dan Trik mendapatkan Rupiah - Dollar dari berbagai bisnis sederhana di Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Ini Penipuan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tegaskan kepada Anda, bahwa ini sama sekali bukan penipuan. Saya seorang yang beriman, jadi saya pantang mengambil uang dengan jalan yang haram (menipu). Saya tidak nekat memasukkan batu neraka ke dalam perut saya dan keluarga hanya untuk beberapa puluh juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jamin, Anda benar-benar berpeluang mendapat uang dari internet melalui ide-ide bisnis yang diajarkan Pa Joko Susilo. Hanya saja harap difahami bahwa Anda harus bekerja dan berusaha dalam menjalankannya karena saya tidak mengajarkan cara dapat uang tanpa kerja atau cara kaya mendadak. Bisnis-bisnis yang saya ajarkan butuh waktu beberapa minggu untuk bisa dipetik hasilnya, walau ada juga yang cukup 1-2 hari saja.&lt;br /&gt;Untuk tau lebih jauh tafadhal klik di &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINI..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-6055736713044420521?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/6055736713044420521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/apakah-formula-bisnis-halal-dan-legal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6055736713044420521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6055736713044420521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/apakah-formula-bisnis-halal-dan-legal.html' title='Apakah Formula Bisnis Halal dan Legal'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-153557586739428706</id><published>2009-11-10T17:11:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T17:43:12.601-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daftar Bisnis HARAM'/><title type='text'>Rahasia Penipuan Cetakuang.com</title><content type='html'>&lt;div class="postentry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sahabat Muslim kaya berkah sekalian..., ada banyak bisnis di internet yang termasuk dalam kategori haram, walaupun banyak juga yang sebenarnya halal dan sangat prospektif, nah dalam postingan kali ini ane tampilin salah satu bisnis yang HARAM itu..., jadi hati-hati dalam memilih bisnis ya....!!! Bombastis boleh, Cepet Kaya itu boleh , tapi jangan sampai menerjang larangan Sang Khaliq ya.... :-) Mari kita simak......&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Beritamaya.wordpress.com – &lt;/strong&gt;Jangan pernah tertipu dengan “bisnis” yang ditawarkan oleh situs http://www.cetakuang.com. Jangan pernah terjebak dengan tipu-muslihat dan rayuan gombal pada halaman website itu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;WWW.CETAKUANG.COM&lt;/span&gt; menawarkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rahasia Mengambil Uang di ATM Tanpa Mengurangi Saldo Awal???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika anda terpengaruh oleh &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;OMONG-KOSONG&lt;/span&gt; yang ditawarkannya dan terjerumus ke dalam &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;JEBAKAN&lt;/span&gt; rayuan gombalnya, maka anda akan dijadikan &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;BUDAK&lt;/span&gt; oleh pemilik situs tersebut. Ini buktinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-1546" title="inilah-penipuan-cetakuang.com" src="http://beritamaya.files.wordpress.com/2009/10/inilah-penipuan-cetakuang-com.jpg?w=444&amp;amp;h=283" alt="inilah-penipuan-cetakuang.com" width="444" border="1" height="283" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah rahasia “&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;mengambil uang di ATM&lt;/span&gt;” yang dia tawarkan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda dijadikan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;reseller&lt;/span&gt; yang bertugas untuk mencarikan korban-korban lain (pembeli-pembeli baru). Anda &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hanya akan mendapatkan komisi&lt;/span&gt; jika berhasil merekrut/mengajak orang lain untuk menjadi “pembeli” di cetakuang.com.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Jadi? Masihkah anda berpikir akan diajari rahasia njebol mesin ATM?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silahkan download “rahasia” penipuan cetakuang.com di sini:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www8.zippyshare.com/v/32734484/file.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Download_cetakuang.com-ambil-uang-di-atm.zip&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www8.zippyshare.com/v/32734484/file.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www8.zippyshare.com/v/20869515/file.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Download_cetakuang.com-ambil-uang-di-atm.pdf&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-1548" title="anti_scam_reminder_keychain-p146787785398359979td8i_210" src="http://beritamaya.files.wordpress.com/2009/10/anti_scam_reminder_keychain-p146787785398359979td8i_210.jpg?w=210&amp;amp;h=210" alt="anti_scam_reminder_keychain-p146787785398359979td8i_210" width="210" height="210" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;pemilik situs&lt;/span&gt; penipu dan &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;reseller&lt;/span&gt; budak-budaknya, segera hentikan penipuan kalian sekarang juga!!!&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;NB:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang punya web/blog, silahkan copy-paste artikel ini untuk mencegah bisnis tipu-menipu yang haram ini, terima kasih.(boy/sanji/atenk/jajang)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-153557586739428706?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/153557586739428706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/rahasia-penipuan-cetakuangcom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/153557586739428706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/153557586739428706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/rahasia-penipuan-cetakuangcom.html' title='Rahasia Penipuan Cetakuang.com'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-4129283078205375862</id><published>2009-11-10T16:59:00.001-08:00</published><updated>2009-11-10T17:39:27.997-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daftar Bisnis HARAM'/><title type='text'>Bisnis Tipu-Menipu Smart Machine System</title><content type='html'>&lt;div class="postentry"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sahabat Muslim kaya berkah sekalian..., ada banyak bisnis di internet yang termasuk dalam kategori haram, walaupun banyak juga yang sebenarnya halal dan sangat prospektif, nah dalam postingan kali ini ane tampilin salah satu bisnis yang HARAM itu..., jadi hati-hati dalam memilih bisnis ya....!!! Bombastis boleh, Cepet Kaya itu boleh , tapi jangan sampai menerjang larangan Sang Khaliq ya.... :-) Mari kita simak......&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hentikan Semua Bisnis Penipuan Smart Machine System !!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-1468" title="bisnis-para-penipu-smart-machine-system" src="http://beritamaya.files.wordpress.com/2009/09/bisnis-para-penipu1.jpg?w=456&amp;amp;h=385" alt="bisnis-para-penipu-smart-machine-system" width="456" height="385" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Smart Machine System (SMS) adalah PENIPUAN !!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengikuti bisnis penipuan ini!&lt;br /&gt;Versi LAMA ataupun VERSI BARU, semua SAMA SAJA!!!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;strong&gt;Bacalah dahulu beritanya di forum ini: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 136, 204); text-decoration: none;" href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2109507" target="_blank"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2109507&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;strong&gt;Jumlah situs penipuan SMS ini ada 600, bahkan lebih. Lihat daftarnya di sini:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 136, 204); text-decoration: none;" href="http://sanjisan.wordpress.com/2009/07/30/600-situs-bisnis-penipuan-scam-di-indonesia/" target="_blank"&gt;http://sanjisan.wordpress.com/2009/07/30/600-situs-bisnis-penipuan-scam-di-indonesia/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;strong&gt;Inilah kata2 pada web2 penjual smart machine system:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;- TIDAK PERLU MEMBUAT/MEMBELI WEB&lt;br /&gt;- HANYA MENGATUR BEBERAPA SETTINGAN&lt;br /&gt;- DAN UANG AKAN DATANG DENGAN SENDIRINYA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;Itulah kebohongan mereka. Itu hanya RAYUAN GOMBAL!!! OMONG KOSONG!!! Tidak sesuai dengan kenyataan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;Jika anda ikutan smart machine system, anda nanti harus membeli web (domain/hosting), lalu upload file, setting2 database. Setelah punya web yg tampilan dan isinya SAMA PERSIS dengan 600 situs di atas, maka anda harus melakukan promosi kemana2 untuk menjual SMART MACHINE SYSTEM, sama seperti mereka yg menjual SMART MACHINE SYSTEM kepada anda.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;Di web anda nanti juga ada RAYUAN GOMBAL &amp;amp; OMONG KOSONGnya, untuk menarik member baru, sama seperti mereka, para penipu. Situs anda nanti jg hrs berhadapan dengan forum2/blog2 yg membongkar PENIPUAN, seperti blog ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-1469" title="bisnis-penipuan-smart-machine-system" src="http://beritamaya.files.wordpress.com/2009/09/bisnis-penipuan-smart-machine-system.jpg?w=214&amp;amp;h=262" alt="bisnis-penipuan-smart-machine-system" width="214" height="262" /&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-1470" title="stupid machine system" src="http://beritamaya.files.wordpress.com/2009/09/stupid-machine-system.jpg?w=220&amp;amp;h=240" alt="stupid machine system" width="220" height="240" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Masihkah anda tertarik untuk ikutan BISNIS TIPU-MENIPU ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SAY NO TO SCAM!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;Kunjungi:&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 136, 204); text-decoration: none;" rel="nofollow" href="http://stupid.machinesystem.info/"&gt;http://stupid.machinesystem.info&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2109507&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;http://sanjisan.wordpress.com/2009/07/30/600-situs-bisnis-penipuan-scam-di-indonesia/&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 10px 0pt;"&gt;http://smartmachinesystem.wordpress.com/2009/09/01/smart-machine-system-adalah-penipuan/&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-4129283078205375862?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/4129283078205375862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/bisnis-tipu-menipu-smart-machine-system_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4129283078205375862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/4129283078205375862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/bisnis-tipu-menipu-smart-machine-system_10.html' title='Bisnis Tipu-Menipu Smart Machine System'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-8527565308676742293</id><published>2009-11-03T22:39:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T22:44:20.977-08:00</updated><title type='text'>Mengubah Utang Menjadi Kekayaan</title><content type='html'>&lt;!-- The Adsense will automatically be inserted half way through the content. Applies for both Side and Middle options. --&gt; Pak Hasan, kolega saya di Institut Kemandirian.  Suatu ketika ia menyampaikan ceramah singkat setelah shalat zuhur.  Ceramahnya tentang  seorang pengusaha di Bandung.  Suatu ketika, sang pengusaha ditimpa bencana.  Ia pun down dan frustasi.  Bisnisnya hampir-hampir hancur.  Sang pengusaha lalu melakukan perjalanan dari mesjid ke mesjid.  Dari perjalanan inilah, ia memperoleh pola  pikir baru.  Ia benar-benar tercerahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencerahan yang ia alami adalah tentang shalat.  Untuknya dulu, shalat adalah aktivitas jeda di tengah kesibukan bekerja.  Sekarang berubah menjadi: ”Kerja adalah aktivitas selingan untuk menunggu shalat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang dilakukan sang pengusaha ini ternyata berhasil membuat bisnisnya meningkat lagi.  Ia bahkan merubah sistem bisnisnya sesuai prinsip baru tersebut.  Bisnisnya bisa kembali maju seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah isi ringkas dari ceramah Pak Hasan.  Cerita tentang sang pengusaha itu menyentak hati saya.  Saya dan semua jamaah shalat zuhur langsung berniat dan bertekad untuk juga membuat perubahan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saudara, itulah hebatnya pikiran.  Ia menjadi awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan.  Karenanya, gunakanlah pikiran anda untuk mendukung anda, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan topik: ”Kaya dari berutang”, maka diperlukan beberapa pola pikir yang yang mendasarinya.  Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari utang menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan pada pola pikir ini akan menjauhkan anda menggunakan utang sebagai alat menuju kaya.  Anda akan menghindari utang.   Langkah-langkah yang diterangkan berikutnya mungkin menjadi tak berarti.  Itulah sebabnya, kenapa bagian ini menjadi bagian mendasar yang sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian kaya sejati memberikan gambaran pada anda tentang tujuan yang ingin diraih.  Dari sana lah semuanya berasal.  Setelah tujuan jelas, maka anda harus mempersiapkan diri.  Inilah fungsinya bagian menjadi achiever.  Dengan menjadi achiever berarti anda telah siap untuk melangkah menuju tujuan kaya sejati.  Nah, sekarang saatnya anda memilih alat.  Apakah anda mau gunakan mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat terbang, kapal laut, atau hanya jalan kaki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik pesawat terbang bisa lebih cepat menghantar anda ke tujuan.  Tapi bila anda belum terbiasa menggunakan pesawat terbang, tentu tidak mudah juga.  Apalagi bila di benak anda tersimpan file-file buruk tentang pesawat terbang.  Misalnya tiketnya mahal, bahaya karena pesawat terbang bisa jatuh, ada tetangga yang meninggal karena kecelakan pesawat terbang, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk memutuskan menggunakan pesawat terbang, anda tentu saja harus mengganti file-file buruk di benak anda itu.  Ganti lah file buruk itu dengan file baik.  Misalnya, menggunakan pesawat terbang itu lebih nyaman, cepat, relatif aman dibanding yang alat transportasi lain, lebih bergengsi, terjamin asuransi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama juga dengan utang.  Untuk menggunakan utang sebagai alat meraih kualitas kaya sejati, maka anda harus mengganti file buruk di benak anda tentang untang dengan file baik.  Dengannya, anda akan semangat melakukannya.  Berbagai rintangan, hambatan dan masalah yang kemudian terjadi akan anda hadapi dengan lapang dada, kreatif dan fokus.&lt;br /&gt;Lalu, apa saja file-file baik yang harus mengganti file-file buruk di benak anda.  Bila menyangkut utang, maka ada lima file baik yang anda butuhkan bila anda ingin menggunakan utang.  Berikut kelima file baik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Utang itu baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berutang adalah hal yang baik-baik saja.  Utang itu tidak buruk.  Ia tergantung kepada orangnya.  Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan salah.  Tapi utang bisa baik dan memperbaiki di tangan orang yang kuat dan benar.  Itulah sebabnya, bila anda mau kaya dari utang, anda harus mempunyai kualitas achiever.  Para achiever adalah orang-orang yang kuat dan teguh memegang kebenaran.&lt;br /&gt;Suatu ketika, saya baca buku Pak Quraish Shihab.  Judulnya Lentera Hati.  Salah satu bab dalam buku itu menerangkan adanya kesamaan antara agama (dalam bahasa Arab istilahnya : Din) dengan utang (dalam bahasa Arab istilahnya: dain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar kata agama dan utang ternyata sama.  Pak Quraish menyimpulkan bahwa bila anda beragama dengan benar, maka hal itu sama saja seperti anda membayar utang pada Allah SWT.  Apakah anda merasa berutang pada Allah karena telah memberikan banyak nikmat untuk anda?&lt;br /&gt;Terus terang saja, uraian Pak Quraish mengagetkan saya.  Hal itu adalah pencerahan baru untuk saya.  Salah satu motivasi saya menulis buku ini adalah uraian tersebut.  Selama ini di benak saya pun tersimpan file: ”Utang itu buruk”.  Dengan begitu saya berusaha sekuat tenaga menghindarinya.  Sekarang, file itu telah berganti menjadi: ”Utang itu baik-baik saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan yakin bahwa utang adalah hal yang baik-baik saja, maka anda sedang membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik.  Iya, kan?  Mungkinkah anda membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurut anda buruk?  Bagi anda yang masih manusia normal, nggak mungkin, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya korupsi.  Korupsi adalah sesuatu yang buruk.  Apakah ada orang yang merencanakan korupsi dengan sangat baik sehingga tidak pernah terungkap?  Banyak.  Siapa mereka?  Tentu saja mereka orang-orang yang jahat.  Hanya orang jahat yang merencanakan keburukan dengan sangat baik dan rapi.  Pernahkah anda korupsi?  Bila pernah, bertaubatlah segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Utang adalah alat yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda mendengar istilah BODOL?  Istilah ini kepanjangannya adalah Berani Optimis Duit Orang Lain.  Istilah BODOL sering dilekatkan pada orang yang mau wirausaha tetapi nggak punya modal.  Modal mereka adalah keberanian dan optimismenya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang sukses dengan prinsip BODOL ini.  Tentu, pada prakteknya bukan hanya berani dan optimis saja modalnya, tapi juga didukung hal-hal lain, seperti kompetensi, komunikasi yang bagus, relasi yang banyak dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip BODOL membuktikan bahwa utang adalah salah satu alat yang hebat.  Nah, di dunia ini banyak alat hebat yang bisa membantu anda meraih sukses.  Kita mengenal bola lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison.  Setelah melalui 10.000 kali kegagalan, Pak Edison berhasil ’menerangi’ dunia ini.  Bola lampu membuat revolusi di dunia.  Ia alat yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bola lampu adalah salah satu contoh.  Contoh lain ada mesin cetak, motor, mobil, telepon, pesawat terbang, kapal laut, mikroskop, energi atom, lensa, komputer, internet dan sebagainya.  Semua alat-alat ini membuat hidup manusia lebih mudah dan lebih nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu semua hanya alat.  Manusia di belakang alat itu lah yang menentukan apakah alat hebat itu bisa membangun atau menghancurkan.  Pesawat terbang contohnya.  Dengan pesawat terbang, anda bisa berpindah tempat di bumi ini dengan cepat, dibanding alat-alat lain.  Ketika pesawat terbang digunakan untuk transportasi massal, maka ia bermanfaat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika pesawat terbang digunakan untuk mesin perang, maka kehancuran yang terjadi.  Pada perang dunia pertama dan kedua, pesawat terbang berperan sangat besar untuk menghancurkan lawan.  Bom atom yang diledakkan Amerika di Nagasaki dan Hiroshima Jepang pada 1945, diangkut menggunakan pesawat terbang.  Akibat bom atom itu, terjadi perusakan luar biasa di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama juga dengan internet misalnya.  Dengan alat ini, anda bisa berkomunikasi dengan lebih murah, cepat dan mudah.  Tapi, internet juga bisa sangat merusak ketika banyak virus ’dilepas’ ke jaringan.  Banyak komputer yang rusak, data hilang, dan sebagainya.  Atau ketika internet itu dipenuhi situs-situs porno.  Wah, dia benar-benar buruk dan merusak.&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan utang.  Utang adalah akses keuangan yang cepat.  Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat.  Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya anda seorang karyawan yang ingin berbisnis kecil-kecilan.  Modalnya Rp. 5 juta.  Anda sebenarnya bisa menabung dari gaji anda sebesar Rp. 500 ribu per bulan.  Nah, dengan menabung berarti anda harus menunggu sampai 10 bulan dulu agar uang Rp. 5 juta itu ada di tangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan utang?  Dibutuhkan berapa lama untuk mendapatkan Rp. 5 juta?  Mungkin tidak sampai satu bulan.  Anda bisa menghubungi lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan modal tersebut.  Setiap bulan anda bayar utang itu dengan  mencicil.  Nah, karena uang Rp. 5 juta itu digunakan untuk bisnis, maka anda bisa mencicil utang itu bukan dari gaji anda, tapi dari hasil bisnis anda.&lt;br /&gt;Anda mungkin bertanya: ”Oke lah utang itu lebih cepat, tapi resikonya kan juga lebih besar?”  Yap, anda relatif benar.  Mengapa relatif benar?  Karena utang itu akan menimbulkan resiko besar, bila anda tidak siap.  Tapi, bila anda siap, resiko itu jadi mengecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbisnis dengan modal dari utang akan beresiko besar bila anda belum tahu apa-apa tentang bisnis itu.  Atau anda percayakan saja bisnis itu ke orang lain yang juga belum berpengalaman.  Atau anda berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain.  Atau lagi, anda berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, resiko bisnis itu menjadi mengecil bila anda sudah berpengalaman di bisnis itu atau bekerja sama dengan orang yang sudah berpengalaman.  Modal bisnisnya bukan semua dari anda, tapi ada juga dari orang lain.  Atau anda membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya.  Nah, banyak kan cara untuk mengecilkan resiko bisnis.  Bila demikian yang anda lakukan, maka anda berutang pun untuk dapat modal bisnis, kemungkinan anda untuk sukses menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Utang adalah salah satu sumber kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa orang paling kaya yang anda tahu di Indonesia ini?  Darimana beliau (orang kaya tersebut) memperoleh kekayaannya?  Kerja keras?  Pasti.  Orangnya jujur terpercaya?  Pasti.  Beliau sangat kompeten?  Pasti juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang disebutkan di atas adalah fondasi bagi siapapun untuk meraih kekayaan.  Tapi, apakah semua orang kaya itu benar-benar kaya?  Belum tentu.  Ada banyak orang kaya yang tidak benar-benar kaya.  Kekayaannya bisa saja banyak, tapi cenderung tetap.  Pertambahannya kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saudara, anda boleh percaya boleh tidak.  Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya.  Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas.  Tapi orang kaya yang juga menggunakan utang, maka kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ketika anda hanya mengandalkan kemampuan uang anda sendiri, maka anda akan terbentur oleh keterbatasan uang anda.  Tapi, ketika anda menggunakan utang, maka batas jumlah uang anda itu menjadi tidak ada.  Bila anda berbisnis, maka modal anda bisa dikatakan tidak berbatas bila menggunakan utang.  Hasilnya?  Ya,... juga tidak berbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kunci orang-orang yang benar-benar kaya.  Mereka gunakan utang sebagai alat meraih kekayaan.  Mereka atasi ketakutan akan utang itu dengan perhitungan yang akurat dan kemampuan yang terasah.  Mereka berani mencobanya.  Pada kenyataannya, mereka juga gagal koq menggunakan alat ini.  Tapi kegagalan itu lah yang justru menajamkan perhitungan mereka dan membesarkan keberanian mereka.  Keseimbangan antara kebesaran keberanian dan ketajaman perhitungan akan utang ini lah yang membuka pintu kekayaan luar biasa.&lt;br /&gt;Apakah anda sudah siap untuk jadi orang yang benar-benar kaya?  Gunakan uang anda untuk itu.  Dan gunakan juga utang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Utang, dekatilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara, anda sudah tahu sekarang tiga file baik tentang utang.   Utang itu baik-baik saja, alat yang hebat dan sumber kekayaan.  Karena itu, dekati lah utang saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda, saya yakin, senang berdekatan dengan hal-hal atau orang-orang yang baik dan hebat, kan? Nah, tiga file baik sebelumnya telah membuktikan bahwa utang memenuhi kriteria  baik dan hebat ini, kan?  Karena itu, mulailah dekati utang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prakteknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank.  Bahkan, bukan hanya tidak alergi, tapi anda mulai senang dengan fungsi bank yang lain, yaitu memberi utang.  Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang anda yang anda simpan disana.  Bank adalah sumber uang.  Utang adalah jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bab-bab berikutnya, anda akan dipandu untuk menggunakan kekuatan bank dalam memberikan utang ini untuk kesuksesan anda.  Bukan hanya kesuksesan bank semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prakteknya lagi, ternyata sumber utang itu bukan hanya bank, tapi juga orang-orang di sekitar anda.  Orang-orang di sekitar anda kan punya uang, sedikit atau sebanyak apapun.  Nah, itu berarti anda bisa gunakan uang tersebut melalui jalan sah dan halal yang namanya utang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh percaya atau tidak, orang-orang di sekitar anda sebenarnya sangat senang bisa memberi utang pada anda.  Toh, anda teman mereka.  Mereka tahu anda orang baik.  Tentu, asal tujuan dan cara anda berutang adalah benar dan baik.  Iya, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Utang harus dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pola pikir tentang utang yang sangat penting.  Tanpa pola pikir ini, sebaiknya anda jangan pernah berutang.  Bukannya kekayaan dan kesuksesan yang akan anda raih, tapi justru kecelakaan dan mungkin penjara.  Itu bila anda berutang.&lt;br /&gt;Bagaimana bila orang lain yang berutang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama saja.  Utang itu pun harus dikembalikan pada anda.  Jadi, baik anda yang berutang atau orang lain yang berutang pada anda, maka utang itu harus dikembalikan.  Inilah pola pikir dan prinsip sangat penting bila anda ingin kaya dari utang.  Utang itu harus dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila utang anda justru tidak ditagih oleh yang punya uang?  Sama saja.  Anda harus kembalikan.&lt;br /&gt;Bagaimana bila utang anda justru dihadiahkan oleh yang punya uang?  Saran saya: Tolak.  Jangan mau.  Katakan terima kasih padanya, lalu tolak.  Anda mampu mengembalikan utang itu koq.  Kenapa harus dihadiahkan?  Dengan menolak, anda tetap mempertahankan nilai baik di mata semua orang.  Tentu saja, dalam kasus ini, anda harus juga melihat kondisi anda.  Bila kondisi anda memang sedang sangat susah, maka tidak apa-apa juga anda menerima hadiah itu.  Tapi tetap dengan satu syarat.  Bila anda lalu memiliki kemampuan, maka anda akan juga menghadiahi orang tersebut.  Tidak mesti dalam bentuk uang.  Bisa dalam bentuk hadiah barang.  Dengan begitu, anda dan dia sudah sama-sama berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila orang lain yang berutang pada anda.  Lihatlah kemampuannya.  Bila ia berada dalam keadaan susah, maka silakan menghadiahkan utang tersebut padanya.  Semuanya atau sebagian.  Dan yakinlah, tindakan anda tersebut adalah perbuatan mulia dan akan dibalas dengan balasan yang lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saja, kalau tentang utang, banyak orang yang pola pikirnya justru berbeda.  ”Pengennya dapat utang, tapi nggak mau atau malas mengembalikan”.  Wah, dengan pola pikir begini, anda tidak akan pernah kaya dari utang.&lt;br /&gt;Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan.  Bila anda tidak atau telat mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain pada anda akan menurun dan akhirnya rusak. Ini kondisi yang sangat buruk.  Bila orang-orang lain sudah tidak percaya pada anda, maka jalan anda menuju sukses makin kecil, terjal dan lebih banyak rintangannya.  Awal dari kesuksesan anda adalah kepercayaan orang lain pada anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, banyak orang yang sudah ’gila’.  Mereka menukar kepercayaan dengan uang.  Sayang sekali.  Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun akan susah menggantinya.&lt;br /&gt;Tekanan hidup di jaman sekarang ternyata bisa membuat orang menjadi ’gila’.  Uang telah menjadi hal yang sangat penting.  Sampai bisa lebih penting dari kepercayaan, keluarga, agama, gelar, ilmu, rasa malu, nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sebagainya.  Bila sudah begini, para orang ’gila’ ini bisa melakukan apa saja demi uang.  Meski dengan resiko yang luar biasa besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus tentang utang di Indonesia yang bisa kita jadikan pelajaran.  Ada pengusaha pertanian yang membuat program investasi yang nggak rasional. Bisa memberikan keuntungan sampai 30% per bulan dari modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan-bulan pertama program itu berjalan lancar.  Para investor benar-benar mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari modal yang ditanamnya.   Mereka pun berinvestasi lagi.  Terus begitu.  Sampai pada akhirnya, bisnis pertanian itu pun terbuka topengnya.  Ternyata, bisnis itu hanya omong kosong.  Lahan pertanian yang dikelola tidak seluas yang dipromosikan.  Jelas hasilnya pun tidak memadai dibanding investasi yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan 30% dari modal dibayarkan dari dana investasi yang baru.  Seperti gali lobang tutup lobang.  Hanya saja lobang yang digali makin besar dari bulan ke bulan.  Dan terbongkarlah topeng itu.  Masyarakat tahu kebohongan bisnis itu.  Dana investasi itu jadi utang yang harus dikembalikan.  Ketika kemampuan bayarnya tidak ada, sang pemilik bisnis pertanian fiktif itu pun jadi buronan.  Lalu diproses pengadilan dan menginaplah ia di hotel prodeo.  Masyarakat yang kena tipu ternyata banyak sekali.  Koq bisa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara, itulah lima pola pikir tentang utang yang bisa membuat anda menjadi kaya.  Gantilah file-file buruk tentang utang di benak anda dengan lima file baik tersebut.  Bila ini sudah anda lakukan, berarti anda sudah siap menggunakan utang sebagai alat meraih kekayaan.  Langkah selanjutnya, anda harus mengetahui dan menguasai keterampilan mengelola utang ini.&lt;br /&gt;Syukron ila: &lt;a href="http://www.pengembangandiri.com/articles/9/1/5-Pola-Pikir-tentang-Utang-yang-Membuat-Kaya/Page1.html"&gt;Mas Supardi Lee&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-8527565308676742293?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/8527565308676742293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/mengubah-utang-menjadi-kekayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8527565308676742293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8527565308676742293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/mengubah-utang-menjadi-kekayaan.html' title='Mengubah Utang Menjadi Kekayaan'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-9094810291690192792</id><published>2009-11-03T22:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T22:38:36.831-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Memulai  Bisnis'/><title type='text'>Tiga Langkah Menuju Bisnis yang Sukses</title><content type='html'>Tiga Langkah Menuju Bisnis yang Sukses&lt;br /&gt;Sebuah survey oleh lembaga penelitian internasional beberapa waktu yang lalu mengungkapkan bahwa sebagian besar karyawan perusahaan tidak “happy” dengan alasan mereka tidak puas dengan gajinya dan khawatir akan masa depan mereka setelah pensiun. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik. Kita langsung ke topik utama saja yaitu soal uang, yang bagi kebanyakan orang merupakan salah satu parameter ketentraman hidup. Ada tiga cara untuk memperoleh uang banyak dalam waktu singkat. Pertama, menang undian berhadiah. Kedua, dapat warisan dan yang ketiga menikahi orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ketiga cara itu singkat tapi kalau kita perhatikan ada satu faktor utama yang membuat ketiga hal agak sulit direalisasikan. Faktor ini adalah kontrol. Anda tidak punya kontrol kapan Anda dapat warisan atau menang undian. Nikah dengan orang kaya pun saingannya pasti berat dan butuh keberuntungan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harusnya ada cara efektif dan Anda punya kontrol disitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul – Anda perlu memulai bisnis. Cara ini lebih efektif bahkan dibandingkan dengan menyimpan uang di bank dan menyerahkan uang Anda untuk dimain-mainkan oleh fund manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua mentalitas dalam dunia kerja. Anda bekerja untuk orang lain atau Anda mempekerjakan orang lain. Anda bekerja untuk bisnis orang lain atau Anda memiliki bisnis sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa bekerja untuk orang lain itu adalah buruk. Banyak sekali alasan bagus untuk menjadi karyawan orang lain. Misalnya, bekerja untuk suatu perusahaan membuat Anda belajar bagaimana suatu bisnis berjalan sehingga Anda bisa membuka bisnis sendiri. Faktanya, saya pernah menjadi karyawan di beberapa perusahaan selama kurang lebih 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, Anda bekerja untuk orang lain sambil belajar dan dibayar untuk pendidikan Anda. Banyak orang-orang sukses yang berangkat dari bawah dengan belajar bekerja dari orang lain. Pengalaman ini yang tidak bisa dibeli. Bayangkan ketika Anda sekolah Anda harus membayar pendidikan. Dengan menjadi pekerja, boss Anda membayar biaya belajar Anda. Deal yang jauh lebih bagus kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang kita asumsikan bahwa Anda sudah membuat keputusan untuk memulai sebuah bisnis. Anda sudah belajar dari pengalaman orang-orang lain di dunia bisnis. Sekarang Anda punya cita-cita untuk menjadi……istilahnya: pengusaha atau entrepreneur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi pengusaha adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Orang yang menjalankan bisnis dengan sukses&lt;br /&gt;  * Dia menggunakan bisnisnya untuk menghasilkan pendapatan pasif (passive income)&lt;br /&gt;  * Dia berekspansi atau menjual bisnisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kamus, definisi “pengusaha” mengikutsertakan kata “risiko”. Ini penting karena untuk menjalankan bisnis Anda harus menginvestasikan uang dan waktu. Ada kemungkinan Anda tidak memperoleh apapun dan bisnis Anda jatuh. Ini bagian dari permainan dan ada tiga hal yang harus Anda sadari sebelum memulai sebuah bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, buat intensi. Ini penting karena kebanyakan dari kita hanya ingin menikmati hasil akhir tanpa mau menjalani proses step-by-step. Intensi diperlukan untuk memelihara semangat Anda, terutama ditahap-tahap awal yang berat. Kesempatan Anda untuk menjadi sukses bisa naik 80% dengan kekuatan intensi ini. Anda lebih yakin melangkah dan tidak bingung untuk memulai bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menetapkan tujuan (goals). Alokasikan waktu untuk menuliskan apa saja tujuan Anda berbisnis. Tulis diatas kertas dan letakkan di tempat-tempat yang Anda bisa lihat. Misalnya kaca kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan diperlukan sehinga Anda konsisten dalam perjalanan bisnis Anda. Kenapa? Karena jalan menuju sukses akan penuh dengan rintangan. Pengusaha sukses meraih kesuksesannya dengan jatuh bangun melewati banyak hambatan di perjalanan. Anda jatuh, Anda bangun lagi. Dua hal yang akan terjadi: Anda akhirnya sukses atau Anda selesai. Kalaupun Anda selesai orang lain akan angkat topi dan menghargai perjuangan Anda. Pengalaman Anda pun semakin kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, keberuntungan. Mereka yang sukses tidak bisa bilang mereka tidak beruntung. Keberuntungan sangatlah penting. Tetapi keberuntungan tidak akan datang kalau kita tidak mencoba. Anda harus mencoba sekali, dua kali, dan seterusnya hingga pintu keberuntungan terbuka. Mereka yang sukses diberkahi keberuntungan. Triknya adalah jangan berhenti mencoba sampai akhirnya keberuntungan menghampiri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mencoba terus menerus Anda akhirnya menjadi mahir dan mengerti cara paling efektif dalam berbisnis. Okay, banyak orang bilang, “9 dari 10 orang dalam bisnis akan gagal”. Tidak perlu khawatir karena Anda masih punya kemungkinan 10% untuk sukses. Bandingkan dengan kemungkinan menang undian berhadiah. 10% adalah angka yang realistis dan terbuka untuk keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana memulai langkah awal berbisnis. Bisnis adalah tindakan dan tindakan adalah kepanjangan dari pemikiran. Pemikiran sendiri timbul setelah ide turun. Jadi langkah pertama adalah mencari ide tentang bisnis apa yang paling cocok untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memiliki filosofi bahwa ide muncul dari ketenangan didalam. Coba observasi diri Anda dan lihat apa yang Anda punya yang bisa Anda tawarkan ke dunia. Lihat keahlian dan ketrampilan Anda. Kemudian perhatikan sekeliling dan amati kegiatan-kegiatan yang mungkin cocok dengan apa yang Anda punya dan Anda yakin Anda bisa mengerjakannya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa memulai dari hal yang Anda suka atau apapun yang Anda biasa lakukan tetapi kali ini buatlah dalam konteks bisnis untuk menghasilkan uang. Ide tidak harus kompleks. Rumah makan Padang ada dimana-mana. Yang ditawarkan adalah makanan cepat saji dari Tanah Minang. Sederhana saja kan? Gunakan kreatifitas Anda untuk membuat itu lebih baik dan jangan terjebak ke mentalitas pekerja yang mengharapkan penghasilan tetap dan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi adalah faktor waktu. Anda perlu kompromi dengan waktu dan menyadari bahwa waktu adalah teman, bukan pesaing. Proses membutuhkan waktu dan kesabaran. Semakin Anda berlatih Anda menjadi semakin ahli. Satu saat hari yang Anda nanti-nantikan akan datang. Di hari itu Anda mengatakan bahwa Anda tidak menyesal melakukan ini semua. Hari dimana Anda merasakan kesuksesan dari usaha Anda sendiri.&lt;br /&gt;Jazakumullah Khoir to: &lt;a href="http://www.pengembangandiri.com/"&gt;Sang Ustadz&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-9094810291690192792?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/9094810291690192792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/tiga-langkah-menuju-bisnis-yang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/9094810291690192792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/9094810291690192792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/tiga-langkah-menuju-bisnis-yang-sukses.html' title='Tiga Langkah Menuju Bisnis yang Sukses'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-6803235748495727712</id><published>2009-11-02T22:11:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T22:20:36.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebab Jadi Kaya'/><title type='text'>APAKAH SHOLAT BISA BIKIN KAYA?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diceritakan dalam al-Qur’an, nanti di hari kiamat ada orang Islam yang&lt;br /&gt;dimasukkan di neraka Saqar. Ditanya sama kawan-kawannya yang masuk surga,&lt;br /&gt;“Mâ salaka-kum fî Saqar”, ‘apa yang menyebabkan kamu masuk di neraka Saqar?’&lt;br /&gt;. “Qâlû mâ kunnâ minal-mushâllîn”. ‘Mereka menjawab, kami tidak pernah&lt;br /&gt;melakukan sholat’ [Surat al-Mudatstsir, ayat 42-43].&lt;br /&gt;Tapi, ada beberapa intelektual muslim yang menganggap bahwanya sholat itu&lt;br /&gt;hanya sebuah wasilah, metode dan semacamnya. Para intelektual itu mengatakan&lt;br /&gt;bahwa ‘jika dulu shalat adalah tiang agama, maka kini kita telah memasuki&lt;br /&gt;era modern dimana rasio menghegemoni, diganti menjadi akal adalah tiang&lt;br /&gt;agama’. Mengenai fenomena ini, saya pernah ditanya seorang kawan, di Mesir,&lt;br /&gt;“Mengapa sih para intelektual kok bisa berpendapat seperti itu?”.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Ada kesalah-pahaman yang terjadi di antara orang-orang Islam sendiri ketika&lt;br /&gt;menterjemahkan Islam. Islam, dalam hal ini shalat, diartikan secara&lt;br /&gt;material-total. Kita sepertinya tak akan pernah sepakat dengan hal ini.&lt;br /&gt;Sebab memang, sebagaimana kita bisa dapatkan dalam al-Qur’an, al-Qur’an&lt;br /&gt;bermaksud membebaskan orang-orang dari segalanya, namun yang paling utama&lt;br /&gt;dalam pembebasan yang dilakukan al-Qur’an adalah “Yukhriju-hum&lt;br /&gt;Minadz-dzulumât ilan-nûr”, yakni ‘menghantarkan dan membebaskan kalian&lt;br /&gt;(manusia) dari zaman yang penuh kegelapan ke zaman yang terang benderang’&lt;br /&gt;[Lihat, misalnya, surat al-Baqarah 257]. Jadi, risalah utama yang dibawa&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw adalah ini. Lantas, pembebasan ini tidak serta merta kita&lt;br /&gt;pahami secara material -rasional. Sebab, jika kita memahami secara&lt;br /&gt;material-rasional, maka hasilnya akan menjadi lain.&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan ‘kegelapan’ pada ayat di atas, tentu bukan&lt;br /&gt;kegelapan dalam arti material; gelap tanpa lampu nan sunyi, remang-remang,&lt;br /&gt;tidak jelas mana pohon dan mana batu. Bukan itu. Demikian pula dengan makna&lt;br /&gt;‘zaman yang penuh dengan cahaya’. Kalimat tersebut tidak bisa diartikan&lt;br /&gt;dengan kemajuan material yang gemerlap kelap-kelip gemerlapnya lampu-lampu&lt;br /&gt;di berbagai kota sekarang ini. Gemerlapnya kota Semarang, Solo, dan lain&lt;br /&gt;sebagainya, itu hanya gemerlap material. Kalau kegelapan dan kegemerlapan&lt;br /&gt;yang dimaksud oleh al-Quran, atau yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw hanya&lt;br /&gt;bermakna material, maka hal tersebut tidak ada bedanya dengan ‘tukang ojek’&lt;br /&gt;atau sopir taksi. Tukang ojek yang ada di Indonesia, sebagaimana kita&lt;br /&gt;ketahui, menghantarkan kita dari tempat yang gelap—bisa pojokan jalan, ujung&lt;br /&gt;gang, terminal, dan lain sebagainya—, menuju rumah kita yang terang dengan&lt;br /&gt;lampu-lampu modern.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana gelap dan terang yang dimaksud dalam al-Qur’an?&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tugas yang ada, yang diemban Nabi Muhammad saw, jauh lebih besar dari itu&lt;br /&gt;semua. Zaman yang terang benderang secara material tentu tidak menjamin&lt;br /&gt;adanya ketenangan batin dan nurani manusia. Demikian pula halnya dengan&lt;br /&gt;kegelapan material juga tidak menjamin ketenangan batin dan nurani. Bahkan&lt;br /&gt;kebanyakan maksiat justru dilakukan di kegelapan dan keremangan. Gelap atau&lt;br /&gt;terang secara material, atau nilai materialisme itu sendiri, sangat tidak&lt;br /&gt;menjamin seseorang berlaku baik. Itu sama artinya jika kita menterjemahkan&lt;br /&gt;shalat, dan Islam, secara material.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Umat Islam, di kebanyakan negeri berkembang, rata-rata memiliki mental&lt;br /&gt;sebagai ‘orang yang baru saja merdeka’. Sehingga, sangat wajar jika umat&lt;br /&gt;Islam silau dengan kemewahan material yang ada di negeri maju. Akhirnya,&lt;br /&gt;harus kita akui bahwa diri kita memang sering terjebak oleh materialisme.&lt;br /&gt;Ketika kita menganggap bahwa kemerdekaan materialisme adalah segala-galanya,&lt;br /&gt;maka di situlah kita telah lupa diri bahwa ada ‘hal lain’ yang tidak&lt;br /&gt;tersentuh dan tidak ada dalam dunia materialisme.&lt;br /&gt;“Hal lain” itu tidak lain kecuali Allah!!!&lt;br /&gt;Semua ini kalau kembali kepada Allah pasti selesai. Dan, untuk menuju ‘hal&lt;br /&gt;lain’ itu, hanya ditempuh melalui interaksi-interaksi spiritual yang tak&lt;br /&gt;terjangkau oleh akal.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sebenarnya, yang menjebak kita adalah sesuatu yang kasat mata. Kita terlalu&lt;br /&gt;cuek, sehingga apa yang tidak kasat mata dianggap liar. Padahal, sesuatu&lt;br /&gt;yang tidak kasat mata itu belum tentu tidak ada. Ketika Rabiah&lt;br /&gt;al-Adawiyah –tokoh sufi asal Basrah, kota di Irak— sedang stress berat,&lt;br /&gt;pembantu kerajaan berkata kepadanya, “Berzikirlah kepada Allah”. Sontak&lt;br /&gt;Rabiah bilang, “Allah?, mana Allah (tunjukkan kepadaku)?”. Pembantu itu&lt;br /&gt;tentu terdiam. Rabiah saat itu belum sadar kalau dirinya keliru, dengan&lt;br /&gt;mengharapkan kehadiran Allah swt hanya dengan bermodalkan panca indera.&lt;br /&gt;Sesuatu yang tidak kasat mata itu bisa diraih dengan mengoptimalkan&lt;br /&gt;kerjasama antara akal dengan indera yang lain. Angin, mimpi, adalah sesuatu&lt;br /&gt;yang tidak bisa dilihat. Atau setrum listrik. Atau, rasa cinta kita kepada&lt;br /&gt;seseorang yang terkadang membuat kita jadi seperti orang gila. Tidak tahu&lt;br /&gt;mana dan bagaimana cinta itu, tidak tahu pesona apa yang ada pada dirinya,&lt;br /&gt;yang jelas kita merindukan dirinya, dan selalu ingin bertemu. Ini baru&lt;br /&gt;berbicara soal angin, mimpi, cinta, dan kita belum kalau dalam konteks “hal&lt;br /&gt;lain” tadi.&lt;br /&gt;Kalau saja kita diberi kemampuan oleh Allah untuk melihat secara kasat mata&lt;br /&gt;bagaimana langit, bumi, gunung-gunung bertasbih kepada Allah swt.  “Langit&lt;br /&gt;yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan&lt;br /&gt;tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian&lt;br /&gt;tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi&lt;br /&gt;Maha Pengampun”. (QS 17:44).&lt;br /&gt;Apakah kita hendak mengatakan bahwa “tasbih”-nya langit, bumi dan gunung itu&lt;br /&gt;sebagai sesuatu yang “majazi” alias metaforis belaka?&lt;br /&gt;Kita, manusia, mengatakan demikian, tidak lain, karena kita –dengan akal&lt;br /&gt;kita—tidak mampu menggapai “hal lain” itu. Kita juga tidak mampu menggapai&lt;br /&gt;hal-hal yg Dia kehendaki, yang kadang-kadang berupa hidayah, petunjuk, dan&lt;br /&gt;lain sebagainya. Sehingga, hanya kata “majazi” atau metaforisme sajalah yang&lt;br /&gt;menutup indera nurani kita, setelah mata, telinga dan hidung kita tidak&lt;br /&gt;mampu untuk menggapainya.&lt;br /&gt;Mari kita perhatikan dengan ayat beriku ini :&lt;br /&gt;“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya,&lt;br /&gt;padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah&lt;br /&gt;yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha&lt;br /&gt;Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. 27:88)&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sangat berat memang untuk meyakini sesuatu dimana diri kita sendiri masih&lt;br /&gt;dalam keadaan ragu-ragu. Bahkan ketika keyakinan itu ada, kita senantiasa&lt;br /&gt;berharap agar dapat mengokohkan keyakinan itu dalam petunjuk Allah swt yang&lt;br /&gt;kasat mata. Bahkan hal ini pernah terpikirkan dalam benak Nabi Ibrahim as,&lt;br /&gt;yang akhirnya, walaupun beliau sendiri karena sudah sangat dekat dengan “hal&lt;br /&gt;lain” itu, beliau masih saja bertanya ;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku&lt;br /&gt;bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.”&lt;br /&gt;“Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?”&lt;br /&gt;Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap&lt;br /&gt;mantap (dengan imanku)”.&lt;br /&gt;Allah berfirman: (Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu&lt;br /&gt;cincanglah semuanya olehmu.”&lt;br /&gt;(Allah berfirman): “Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian&lt;br /&gt;dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang&lt;br /&gt;kepadamu dengan segera.” Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha&lt;br /&gt;Bijaksana”. (QS 2:260)&lt;br /&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-6803235748495727712?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/6803235748495727712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/apakah-sholat-bisa-bikin-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6803235748495727712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6803235748495727712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/apakah-sholat-bisa-bikin-kaya.html' title='APAKAH SHOLAT BISA BIKIN KAYA?'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-1913053569641090905</id><published>2009-11-02T22:05:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T22:06:56.770-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolom Ust. Anis Matta'/><title type='text'>Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 5</title><content type='html'>Belajarlah sedikit latihan menatap supaya sorotan mata kita&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kuat, perlu sedikit latihan menatap. Misalnya di pagi hari atau sore hari&lt;br /&gt;menjelang matahari terbenam, antum tatap matahari dan tidak berkedip&lt;br /&gt;matanya. Kalau bisa antum bertahan 1 menit itu bagus, Latihan saja&lt;br /&gt;sendiri. Di dalam kamar ambil lilin, matikan lampu, antum tatap itu lilin&lt;br /&gt;dan matanya tidak berkedip dan tidak berair. Nanti kaiau sudah terbiasa&lt;br /&gt;pandangan matanya kuat.&lt;br /&gt;Jadi kalau olahraga teratur, sirkulasi udara bagus, pikiran jadi segar,&lt;br /&gt;tsaqafah kita bertambah mulai memakai pakaian yang cerah-cerah. Makanya&lt;br /&gt;Rasulullah itu senangnya memakai baju putih. Jangan pakai yang gelap-gelap&lt;br /&gt;atau warna yang tidak menunjukan semangat hidup. Jangan juga berpenampilan&lt;br /&gt;seperti orang tua. Sekadar untuk menunjukkan kita ini kelompok orang-orang&lt;br /&gt;shaleh kita pakai baju taqwa, itu pakaian orang Cina, pakailah baju yang&lt;br /&gt;segar agar dapat menunjukkan bahwa kita ada semangat. Walaupun Anda sudah&lt;br /&gt;berumur pun tetap pakai pakaian yang muda, jangan berpenampilan tua,&lt;br /&gt;Artinya kita harus merendahkan diri, sebab uban tanpa diundang dia akan&lt;br /&gt;datang. Tadi tidak perlu menua-nuakan diri dengan sekadar tampil kelihatan&lt;br /&gt;dewasa, tua, bijak. Tampillah sebagai anak muda yang gesit dan&lt;br /&gt;optimis.Ketiga, bergaullah dengan orang-orang kaya, perbanyak teman-teman&lt;br /&gt;antum dan kalangan tersebut. Ini tidak bertentangan dengan hadits yang&lt;br /&gt;mengatakan dalam bab rezeki lihatlah kepada yang dibawah dan jangan lihat&lt;br /&gt;kepada yang di atas. Antum tidak sedang tamak ke hartanya, tetapi antum&lt;br /&gt;sedang belajar kepada mereka. Dahulu saya suka ceramah di kalangan&lt;br /&gt;orang-orang kaya. Waktu saya ceramah di rumahnya Abu Rizal Bakrie yang&lt;br /&gt;saat itu sedang berduit-duitnya, saya duduk dalam 1 karpet, ketika krismon&lt;br /&gt;pada waktu itu, sekretarisnya bilang pada waktu itu, tahu tidak berapa&lt;br /&gt;harga karpet ini. Saya bilang tidak tahu, saya pikir sejadah biasa. Dia&lt;br /&gt;bilang karpet ini harganya 100 ribu dollar. Karpet kecil harganya 1,6 M.&lt;br /&gt;Waktu saya selesai ceramah dikasih amplop, amplopnya tipis. Saya bilang&lt;br /&gt;sama sekretarisnya.&lt;br /&gt;Ini amplop kembalikan kepada dia. Bilang sama beliau saya cuma ingin&lt;br /&gt;berkawan dengan dia. Dia belajar agama sama saya, saya belajar dunia sama&lt;br /&gt;dia. Kalau saya terima ini, nanti saya dianggap ustadz dan dia tidak&lt;br /&gt;dengar kata-kata saya. Saya mau bersahabat dengan dia. Jangan kasih saya&lt;br /&gt;amplop lain kali. Supaya kita bergaul. Setiap kali saya datang ke kelompok&lt;br /&gt;yang pengusaha kaya itu saya selalu menolak, saya tidak terima ini saya&lt;br /&gt;ingin bergaul dengan bapak, saya ingin jadi teman.Alhamdulillah dari situ&lt;br /&gt;saya banyak teman dari kelompok orang-orang kaya, dan kalau datang kita&lt;br /&gt;belajar, saya bertanya sama mereka kenapa begini, bagaimana caranya,&lt;br /&gt;bertanya kita belajar. Memang di jurusan saya dia belajar dari saya kalau&lt;br /&gt;ada yang perlu didoakan panggil saya, bisa. Tapi kan saya tidak punya ilmu&lt;br /&gt;bikin duit sebelumnya, saya perlu belajar dari orang yang ahli. Jadi dalam&lt;br /&gt;bab itu saya murid, dalam bab saya dia murid. Jangan karena kita sering&lt;br /&gt;ceramah, terus semua orang kita anggap murid dalam segala aspek.Saya&lt;br /&gt;bergaul dengan orang-orang kaya dan saya belajar dengan mereka.&lt;br /&gt;Saya belajar bagaimana caranya bikin duit, bagaimana caranya bikin&lt;br /&gt;perusahaan sama-sama dan saya tidak malu. Bergaul dengan mereka itu dari&lt;br /&gt;sekarang. Jangan tamak pada hartanya tetapi ambil ilmunya. Jangan minder&lt;br /&gt;bergaul dengan orang kaya seperti itu. Awal lahirnya reformasi, setelah&lt;br /&gt;kalah dalam pemilu 1999, kita Poros Tengah kumpul di rumahnya Fuad&lt;br /&gt;Bawazir. Semua orang diam, ada Amin Rais, Yusril, semuanya diam karena&lt;br /&gt;main. Karenanya kita semuanya kalah, tadinya sombong semua. Pak Amin Rais&lt;br /&gt;mengatakan sebelum pemilu, "Nanti Golkar kita lipat-lipat, kita&lt;br /&gt;tekuk-tekuk, kita kuburkan di masa lalu." Tidak tahunya Golkar masih di&lt;br /&gt;nomor 2. Partainya Pak Amin rendah perolehan suaranya. Suara umat Islam&lt;br /&gt;rendah, Jadi berkumpulah orang-orang kalah ini selama 2 hari. Waktu itu&lt;br /&gt;Pak Amin sedang dikejar-kejar terus oleh Dubes Amerika untuk membuat&lt;br /&gt;pernyataan bahwa pemenang pemilu legislatif yang paling layak jadi&lt;br /&gt;Presiden, tapi Pak Amin menghindar. Jadi saya datang ke rumah Pak Fuad&lt;br /&gt;Bawazier, saya bilang Pak Fuad, saya ini bukang orang politik, saya ini&lt;br /&gt;ustadz. Yang saya pelajari dalam syariat kita ini kalau kita sedang kalah&lt;br /&gt;seperti ini jalan keluarnya adalah i'tikaf. Kita belajar banyak istighfar,&lt;br /&gt;tilawah dan seterusnya. Jauhi dulu wartawan, mungkin dosa-dosa kita banyak&lt;br /&gt;sehingga kita kalah. Dia bilang bener juga ya. Cuma kalau kita i'tikaf di&lt;br /&gt;Indonesia tetap saja diketahui wartawan. Kalau begitu kita umrah, Antum&lt;br /&gt;ikut ya dari PKS umrah. 4 orang dari PAN, dari PKS sekitar 3 orang, 4&lt;br /&gt;orang ini naik bisnis first class, sedang kita dikasih ekonomi. Yang beli&lt;br /&gt;tiket dia soalnya. Mau diprotes bagaimana. Kita cuma dihargai begini,&lt;br /&gt;terima apa adanya dahulu.&lt;br /&gt;Tapi waktu itu kita dengan lugu datang menghadap Pak Fuad. Saya bilang Pak&lt;br /&gt;Fuad berapa harga tiket First Class. Dia bilang pokoknya 2 kali lipat dari&lt;br /&gt;harga ekonomi. Jadi kalau tiket ekonomi pada waktu itu 1000 dollar harga&lt;br /&gt;first class itu sekitar 2000 dollar. Kenapa kita tidak sama-sama di kelas&lt;br /&gt;ekonomi saja, dan selisihnya kita infaqkan untuk orang miskin. Ini kan&lt;br /&gt;masyarakat kita lagi susah. Dia ketawa dia bilang ya akhi, nanti ini ana&lt;br /&gt;infaq lagi insya Allah untuk orang faqir, tapi ana tolong dong di first&lt;br /&gt;class tidak mungkin ana turun di kelas bawah.Kita tidak tahu apa nilai&lt;br /&gt;yang berkembang pada orang kaya, kenyamanan itu adalah nilai pada mereka.&lt;br /&gt;Mereka menghemat energi, tenaga. Dan, angka besar pada kita itu angka&lt;br /&gt;kecil bagi mereka. Uang 1 milyar 2 milyar itu uang jajan. Kalau kita,&lt;br /&gt;belum tentu punya tabungan sampai mati sejumlah itu. Itu masalah cita&lt;br /&gt;rasa. Cita rasa pada orang kaya itu berbeda. Ini yang kita pelajari, yang&lt;br /&gt;dianggap besar oleh mereka itu adalah ini. Dengan begitu kita menjiplak&lt;br /&gt;sedikit emosinya. Karena dalam pergaulan itu, kalau kita bergaul dengan&lt;br /&gt;seseorang itu, kalau bukan api dia parfum, Kalau dia parfum dia&lt;br /&gt;menyebarkan wangi, kalau dia api menyebarkan panas, Orang jahat itu api,&lt;br /&gt;kalau anturn dekat-dekat akan menyebarkan panas. Orang baik itu parfum,&lt;br /&gt;kalau antum dekat-dekat setidak-tidaknya bau badan kita tertutupi oleh&lt;br /&gt;parfum tersebut. Jadi ikut-ikut karena kita ingin perbaiki selera.&lt;br /&gt;Jadi antum kalau punya waktu-waktu kosong jalang-jalanlah ke mall,&lt;br /&gt;lihat-lihat orang kaya tidak usah belanja, liha-lihat saja dulu,&lt;br /&gt;memperbaiki selera. Datang ke showroom mobil, datang ke pameran mobil,&lt;br /&gt;lihat-lihat pegang-pegang. Rajinlah berdo'a. Bergaullah dengan orang&lt;br /&gt;kaya.Selain itu, rajinlah berinfaq walaupun kita miskin. Gunanya apa?&lt;br /&gt;Supaya antum tetap mengganggap uang itu kecil dan supaya tidak ada angka&lt;br /&gt;besar dalam fikiran kita. Misalnya kita punya tabungan 10 juta, infaqkan.&lt;br /&gt;Supaya antum meneguhkan, mesti ada yang lebih besar dari ini. Jadi angka&lt;br /&gt;itu terus bertambah di kepala kita, walaupun dalam kenyataannya belum.&lt;br /&gt;Tetapi dengan berinfaq seperti itu, kita memperbaiki cita rasa kita&lt;br /&gt;tentang angka. Bukan sekadar dapat pahala tetapi efek tarbawinya bagi kita&lt;br /&gt;akan bertambah terus. Kita belum pernah merasakan bagaimana menginfaqkan&lt;br /&gt;mobil, sekali waktu kita berusaha untuk menginfaqkan mobil. Begitu antum&lt;br /&gt;punya uang sedikit terus berinfaq, terus seperti itu kita latih sambil&lt;br /&gt;menjaga jarak. Kita membuat sirkulasi jadi bagus.Kelima adalah mulailah&lt;br /&gt;melakukan bisnis real. Terjun ke dalam bisnis secara langsung.&lt;br /&gt;Karena Rasulullah SAW mengatakan 9 per 10 rezeki itu ada dalam&lt;br /&gt;perdagangan. Saya juga ingin menasehati ikhwah-ikhwah yang sudah jadi&lt;br /&gt;anggota DPR dan DPRD, jangan mengandalkan mata pencaharian dari gaji DPR&lt;br /&gt;dan DPRD. Itu bahaya. Sebab belum tentu kader-kader di Riau ini nanti&lt;br /&gt;masih menginginkan Pak Khairul untuk periode selanjutnya. Belum tentu juga&lt;br /&gt;jama'ah menunjuk kita lagi sebagai anggota dewan, padahal gaya hidup sudah&lt;br /&gt;berubah. Anak-anak kita kalau kenalan dengan orang, bapak saya anggota&lt;br /&gt;dewan padahal itu hanya sirkulasi. Jadi setiap kali kita mendapatkan&lt;br /&gt;pendapatan dari gaji karena pekerjaan seperti ini, kita-harus hati-hati&lt;br /&gt;itu bahaya. Jadi pendapatan paling bagus itu tetap dari bisnis. Oleh&lt;br /&gt;karena itu, mulai sekarang itu belajarlah terjun ke dunia bisnis.Jatuh&lt;br /&gt;bangun waktu bisnis tidak ada masalah, terus saja belajar. Tidak ada juga&lt;br /&gt;orang langsung jadi kaya. Yang antum perlu terus berbisnis. Begitu juga&lt;br /&gt;dengan para ustadz, teruslah bisnis. Begitu juga dengan seluruh pengurus&lt;br /&gt;DPW-DPD dan seterusnya.&lt;br /&gt;Teruslah berbisnis. Lakukan bisnis sendiri. Sesibuk-sibuknya kita, kita&lt;br /&gt;perlu mempunyai bisnis sendiri sekecil-kecilnya. Tidak boleh tidak. Itulah&lt;br /&gt;sumber rezeki yang sebenarnya. Kalau antum mau kaya sumbernya adalah&lt;br /&gt;dagang. Rezeki itu datangnya dari 20 pintu, 19 pintu datangnya dari&lt;br /&gt;pedagang dan hanya 1 pintu untuk yang bekerja dengan keterampilan&lt;br /&gt;tangannya, yaitu para professional. Misalnya akuntan itu kan professional,&lt;br /&gt;pekerja pintar, tapi kalau sumber rezekinya satu makanya uangnya terbatas.&lt;br /&gt;DPR juga begitu sumbernya satu, yakni gaji bulanan, itu hanya 5 tahun. Itu&lt;br /&gt;pun kalau tidak di PAW sebelumnya. Jadi kalau saya ketemu dengan ikhwah&lt;br /&gt;dari dewan, hari-hati jangan sampai mengandalkan mata pencaharian dari&lt;br /&gt;situ. Selain itu potongan dari DPP, DPW, DPD juga besar. Untuk ma'isyah&lt;br /&gt;sendiri kita harus cari di sumber lain.Waktu kita terjun ke bisnis, kita&lt;br /&gt;pasti gagal. Gagal pertama, gagal kedua, gagal ketiga, gagal keempat tapi&lt;br /&gt;teruslah jangan pernah putus asa. Saya punya partner bisnis. Dia mulai&lt;br /&gt;bisnis umur 16 tahun, semua jenis pekerjaan sudah dia lakukan. Pada suatu&lt;br /&gt;waktu dia mempunyai 38 perusahaan tapi dari 38 perusahaan ini hanya 6 yang&lt;br /&gt;menghasilkan uang, Kita lihat berapa ruginya. Jadi seringkali kita salah&lt;br /&gt;pandang terhadap orang kaya. Kita pikir tangannya tangan dingin semua yang&lt;br /&gt;disentuh jadi uang. Ternyata tidak juga.Jadi hal-hal seperti itu harus&lt;br /&gt;kita hadapi secara wajar jangan shock kalau rugi. Jangan berfikir dengan&lt;br /&gt;berdagang antum akan cepat jadi kaya, yang menentukan antum cepat berhasil&lt;br /&gt;dalam dagang itu adalah secepat apa antum belajar. Cara belajar itu ada&lt;br /&gt;dua: baca buku atau sekolah atau bergaul dengan orang-orang sukses, nanti&lt;br /&gt;kalau sudah baca buku sudah bergaul dengan orang sukses, masih gagal juga.&lt;br /&gt;Teruslah berdagang, teruslah-bergaul, teruslah seperti itu karena setiap&lt;br /&gt;orang tidak tahu kapan saatnya dia ketemu dengan momentum lompatannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-1913053569641090905?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/1913053569641090905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/1913053569641090905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/1913053569641090905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-5.html' title='Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 5'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-794518836700826946</id><published>2009-11-02T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T22:05:26.417-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolom Ust. Anis Matta'/><title type='text'>Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 4</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba kita lihat waktu pendapatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;kita berkurang yang kita lakukan itu adalah mereduksi dan mengurangi&lt;br /&gt;kegiatan kita supaya kita menyesuaikan diri dengan pendapatan, seharusnya&lt;br /&gt;ketika pendapatan kita berkurang bukan kegiatan yang kita reduksi tapi&lt;br /&gt;yang kita lakukan adalah tetap memperbanyak kegiatan dan menambah&lt;br /&gt;pendapatan. Jadi saya bayangkan kalau bapak di kasih umur 80 tahun, bapak&lt;br /&gt;akan tinggal di kampung itu selama 25 tahun. Sekarang saya coba&lt;br /&gt;menghayal-menghayal kira-kira jadwal hariannya seperti apa. Jam 3 insya&lt;br /&gt;Allah dia akan bangun qiyamul lail sampai subuh dia sudah tidak tidur,&lt;br /&gt;karena orang kalau sudah diatas 40 tahun kebutuhan tidurnya sebetulnya&lt;br /&gt;cuma 2 jam, setelah subuh mungkin dia nanti wirid, setelah itu pagi,&lt;br /&gt;mungkin aktivitas jalan pagi dan lainnya selesai jam 7.&lt;br /&gt;Setelah itu dia mandi lalu sarapan dia baca koran. Katakanlah selesai jam&lt;br /&gt;9 setelah itu dia sholat dhuha. Setelah itu tanda tanya karena tidak ada&lt;br /&gt;kegiatan yang dia lakukan. Lalu masuk zhuhur sebelumnya dia punya waktu 3&lt;br /&gt;jam, setelah itu dia makan siang setelah itu dia tidur siang, bangun&lt;br /&gt;ketika ashar. Ashar sampai maghrib yang dia lakukan duduk-duduk diteras&lt;br /&gt;minum kopi sambil memandang sawah. Sebelum maghrib dia mandi, setelah&lt;br /&gt;maghrib dia makan malam sampai isya mungkin dia mengaji. Setelah sholat&lt;br /&gt;isya melihat televisi sebentar setelah itu dia tidur lagi. Kita lihat&lt;br /&gt;tidak ada waktunya yang produktif. Orang ini 25 tahun menunggu kematian.&lt;br /&gt;Kematian itu tidak perlu ditunggu nanti dia akan datang sendiri kenapa&lt;br /&gt;kita tunggu-tunggu dia.Kita lihat cara kita merencanakan hidup. Seharusnya&lt;br /&gt;di usia seperti itulah kita bekerja makin giat karena jadwal kita makin&lt;br /&gt;dekat. Kematian kita makin dekat bukan makin berserah tetapi begitulah&lt;br /&gt;pikiran yang ada pada orang-orang miskin dan karakter yang ada pada&lt;br /&gt;orang-orang miskin. Orang-orang ini tidak ulet, menghindari tantangan,&lt;br /&gt;tidak ingin kerja keras. Karena itu rata-rata jadwal kerja orang miskin&lt;br /&gt;itu di bawah 8 jam.&lt;br /&gt;Sementara jadwal kerja orang kaya itu di atas 15 jam. Wajar kalau mereka&lt;br /&gt;jadi kaya karena jam kerja mereka juga banyak.Keempat, 3 sebab yang&lt;br /&gt;pertama inilah yang menyebabkan mengapa kemiskinan struktural yang&lt;br /&gt;direncanakan oleh musuh Islam itu bisa berhasil karena memang kita bisa&lt;br /&gt;dimiskinkan, Ada pemahaman agama yang salah, ada pendidikan yang salah,&lt;br /&gt;ada karakter orang miskin, kemudian ada usaha sistematis untuk memiskinkan&lt;br /&gt;kita. Jadilah kita umat yang miskin. Kita tinggal di atas semua sumber&lt;br /&gt;daya alam yang begitu kaya, sementara kita hidup sebagai orang miskin.&lt;br /&gt;Tidak ada alasan bagi kita untuk hidup sebagai orang miskin. Kita lihat di&lt;br /&gt;seluruh dunia sekarang ini semua sumber daya alam yang terbaik itu ada di&lt;br /&gt;dunia Islam. Minyak misalnya ada di dunia Islam, sekarang Cina, kita lihat&lt;br /&gt;disana ada 130-an juta orang Islam yang berbatasan dengannya. Di wilayah&lt;br /&gt;yang di kuasai oleh umat Islam itu terdapat riset minyak terbesar di Cina.&lt;br /&gt;Jadi semua sumber daya energi itu, ada di kalangan umat Islam.Itu sebabnya&lt;br /&gt;salah seorang pemikir Jerman mengungkapkan alasan bahwa Islam itu menjadi&lt;br /&gt;musuh Barat, sebabnya karena: Pertama, umat Islam itu mempunyai aqidah dan&lt;br /&gt;aqidah ini tidak bisa dirusak oleh penjajahan model apapun juga. Kedua,&lt;br /&gt;populasinya terus bertambah sedangkan orang Barat populasinya terus&lt;br /&gt;berkurang. Ketiga, karena mereka memiliki semua sumber daya yang&lt;br /&gt;memungkinkan mereka mendirikan peradaban. Kita diberi laut di Indonesia&lt;br /&gt;ini tapi tidak ada yang mengelolanya, otak kita tidak dialihkan ke sana.&lt;br /&gt;Kita hidup di tengah kekayaan tetapi mati sebagai orang miskin. Ada usaha&lt;br /&gt;untuk memiskinkan kita.&lt;br /&gt;Kenapa usaha itu berhasil? Karena ada faktor-faktor di dalam diri kita&lt;br /&gt;sendiri yang membuat itu berhasil dan inilah sebabnya mengapa perimbangan&lt;br /&gt;kekuatan dalam kehidupan kita sekarang ini menjadi tidak imbang. Karena&lt;br /&gt;kita bahkan tidak mau kaya. Kita bayangkan orang seperti Bill Gate punya&lt;br /&gt;kekayaan lebih dari 500 Trilyun. Itu hampir sama dengan 1 tahun APBN&lt;br /&gt;Indonesia. Orang seperti George Soros itu bisa memiskinkan 200 juta&lt;br /&gt;penduduk Indonesia. Bagaimana itu bisa. Kalau kita baca George Soros itu,&lt;br /&gt;'infaqnya' pekerjaan charitynya sudah lebih dari 5 Milyar Dollar.Kalau&lt;br /&gt;masalah ini sedikit kita kembangkan menjadi semacam wawasan politik&lt;br /&gt;ekonomi yang lebih luas, maka kita perlu memahami bahwa ada tiga panggung&lt;br /&gt;terkait dengan ini. Panggung negara, panggung civil society dan panggung&lt;br /&gt;pasar. Dari 3 panggung ini, pasarlah yang mempunyai mekanisme bekerja&lt;br /&gt;paling efektif apabila dibandingkan mekanisme negara maupun mekanisme&lt;br /&gt;civil society. Itu sebabnya dari sekarang negara itu mengalami reduksi&lt;br /&gt;pada otoritas-otoritasny a disebabkan oleh tekanan pasar.&lt;br /&gt;Kini kita bisa dimiskinkan hanya dengan menekan tombol-tombol elektronik.&lt;br /&gt;Masukkan modal melalui komputer tarik lagi modalnya melalui komputer dan&lt;br /&gt;kita semua miskin.PKS di masa yang akan datang tidak bisa mengendalikan&lt;br /&gt;kehidupan ini semuanya kalau hanya berkuasa di negara tetapi tidak&lt;br /&gt;menguasai pasar. Tidak mungkin. Sekarang ini kita akan menemukan secara&lt;br /&gt;individu, banyak individu yang lebih kaya daripada negara. Oleh karena itu&lt;br /&gt;gabungan dari beberapa individu justru dapat dengan mudah mengintervensi&lt;br /&gt;negara dan memiskinkan negara. Kalau kita hanya masuk ke dewan, padahal&lt;br /&gt;dewan itu hanyalah bagian kecil dalam panggung negara, masih ada eksekutif&lt;br /&gt;masih ada yudikatif. Kita hanya punya sedikit di dewan itu, dan di dewan&lt;br /&gt;itu masih sedikit pula. Kita lihat daerah kekuasaan kita, dakwah ini ke&lt;br /&gt;depan hanya bisa menekan, menguasai, mengendalikan situasi kalau kita&lt;br /&gt;punya orang yang terdistribusi secara merata, memimpin negara, memimpin&lt;br /&gt;civil society, dan memimpin pasar. Baru kita akan digjaya sebagai sebuah&lt;br /&gt;gerakan dakwah. Ketiga, bagaimana kita memulai membangun kehidupan&lt;br /&gt;finansial kita.Pertama, perbaiki ide kita tentang uang. Ide itu adalah&lt;br /&gt;wilayah kemungkinan, "space of possibility" .&lt;br /&gt;Semua yang menjadi mungkin dalam ide kita pasti akan menjadi mungkin dalam&lt;br /&gt;realita. Ide itu adalah tempat penciptaan pertama sedangkan realitas itu&lt;br /&gt;adalah tempat penciptaan kedua. Jadi tidak ada realitas yang terjadi dalam&lt;br /&gt;kehidupan kita tanpa sebelumnya tercipta pertama kali dalam ide-ide kita.&lt;br /&gt;Sebelum pesawat terbang itu diciptakan yang pertama kali dahulu adalah ada&lt;br /&gt;ide bagaimana manusia dapat terbang seperti burung. Jadi begitu sesuatu&lt;br /&gt;jadi mungkin dalam ide kita, ia bisa menjadi mungkin dalam&lt;br /&gt;kenyataan.Sekarang perbaikilah ide-ide kita tentang uang. Belajarlah untuk&lt;br /&gt;mempunyai mimpi besar tentang uang. Belajarlah untuk membuat daftar&lt;br /&gt;rencana, insya Allah ketika saya meninggal nanti saya ingin mewariskan&lt;br /&gt;sekian banyak uang. Buatlah step ide ini luas. Karena kalau space of&lt;br /&gt;possiblity kita ini luas maka space of reality kita jadi luas. Kalau kita&lt;br /&gt;lihat mobil, belajarlah mempunyai selera yang bagus.Supaya ide-ide ini&lt;br /&gt;tumbuh dengan baik kita perlu dari sekarang membaca sebuah buku tentang&lt;br /&gt;uang. Bacalah buku-buku tentang uang, Saya sangat menganjurkan beberapa&lt;br /&gt;buku di anlaranya The.Millionaire Mind, ada dua buku yang ditulis oleh&lt;br /&gt;penulis yang sama karena ini adalah risetnya. Selanjutnya The Millionaire&lt;br /&gt;Dead.&lt;br /&gt;Ini adalah penelitian yang dilakukan terhadap cara berfikir orang-orang&lt;br /&gt;kaya yang ada di Amerika, Kemudian buku One Minute Millionaire (Bagaimana&lt;br /&gt;menjadi milliuner dalam 1 menit) dan ini juga punya website, kita bisa&lt;br /&gt;masuk ke websitenya, mereka punya psikotest kalau kita ingin mengetahui&lt;br /&gt;apakah kita punya talenta jadi orang kaya atau tidak. Alamat websitenya&lt;br /&gt;www.oneminutemillio naire.com. Buku yang ketiga, adalah semua buku Robert&lt;br /&gt;T Kiyosaki. Yang ke-4 ini buku lama tapi termasuk buku-buku awal yang&lt;br /&gt;dibaca orang tentang uang yaitu buku yang ditulis oleh Napoleon Hill,&lt;br /&gt;Think and Grow Rich, Berfikir dan Menjadi Kaya. Buku terakhir ini adalah&lt;br /&gt;buku yang sangat lama karena diterbitkan pada tahun 80- an dan ditulis&lt;br /&gt;tahun 70-an, tapi menurut saya rasa masih sangat relevan untuk dibaca. Ini&lt;br /&gt;buku-buku dasar semuanya bagi pemula. Dan saya rasa penting juga untuk&lt;br /&gt;mendapatkan landasan syar'i yang bagus tentang hal ini apabila kita baca&lt;br /&gt;juga buku yang ditulis oleh Syeikh Yusuf Qordlowi tentang nilai-nilai&lt;br /&gt;moral dalam ekonomi Islam.Perbaiki dahulu ide kita tentang uang, perbaiki&lt;br /&gt;tsaqafah tentang uang dan mulailah mempunyai mimpi besar untuk menjadi&lt;br /&gt;orang kaya, supaya kita insya Allah naik derajatnya dari amil zakat&lt;br /&gt;menjadi muzakki.&lt;br /&gt;Supaya kita datang kepada orang jangan lagi bawa proposal tapi lain kali&lt;br /&gt;orang datang bawa pro-posal, itu yang benar. Sering-seringlah datang ke&lt;br /&gt;tempat-tempat mewah, jalan-jalan saja untuk memperbaiki selera.Saya punya&lt;br /&gt;1 halaqah yang terdiri dan anak-anak LIPIA, Mereka datangnya dari kampung,&lt;br /&gt;dari pesantren semuanya. Saya tahu mereka ini membawa background, di&lt;br /&gt;backmindnya itu ada psikologi orang kampung yang tidak pernah bermimpi&lt;br /&gt;menjadi orang kaya. Saya tanya kamu nanti setelah selesai dari LIPIA mau&lt;br /&gt;kemana? Mereka bilang Insya Allah kita mau pulang ke kampung mengajar di&lt;br /&gt;Ma'had, mengajar Bahasa Arab, Suatu hari saya ajak mereka, hari ini tidak&lt;br /&gt;ada liqa', tapi saya tunggu kalian di Hotel Mulia. Saya ada di suatu&lt;br /&gt;tempat dan mereka tidak melihat saya. Saya suruh mereka berdiri saja di&lt;br /&gt;lobby. Mereka datang pakai ransel karena mahasiswa datang pakai ransel,&lt;br /&gt;diperiksa lama oleh security. Karena penampilannya sebagai orang miskin&lt;br /&gt;dicurigai membawa bom. Saya lihat dari atas. Itu masalah strata, kalau&lt;br /&gt;antum datang pakai jas dan dasi tidak ada yang periksa antum di situ,&lt;br /&gt;karena yang datang pakai ransel tampang kumuh. Kemudian mereka bertanya di&lt;br /&gt;mana antum ustadz, saya bilang antum tunggu saja di situ. Saya dekat&lt;br /&gt;dengan mereka tapi mereka tidak melihat, saya hanya memperhatikan apa yang&lt;br /&gt;mereka lakukan. Kira-kira 2 jam mereka saya suruh di situ, mondar-mandir&lt;br /&gt;di lobby. Minggu depan saya tanya apa yang antum lihat disana. Orang lalu&lt;br /&gt;lalang, jawab mereka.Saya tanya, pertama, apakah ada satu orang yang lalu&lt;br /&gt;lalang yang antum lihat yang mukanya jelek, dia bilang tidak ada. Semuanya&lt;br /&gt;ganteng-ganteng semuanya cantik-cantik. Jadi ada korelasi antara wajah dan&lt;br /&gt;kekayaan, Makin kaya seseorang makin baik wajahnya. Kedua, ada tidak yang&lt;br /&gt;memakai pakaian yang tidak rapi kecuali antum. Dia bilang tidak ada,&lt;br /&gt;semuanya rapi.&lt;br /&gt;Jadi dengan latihan seperti ini pikirannya sedikit mulai terbuka. Karena&lt;br /&gt;ia membawa bibit dalam pikirannya untuk menjadi orang miskin. Sekarang&lt;br /&gt;alhamdulillah mereka bertiga sekarang ini sedang kuliah di Ul ambil S2&lt;br /&gt;Ekonomi Islam.Ikhwah sekalian jadi kita perbaiki insting kita. Pertama&lt;br /&gt;kali kita perbaiki tsaqafah kita. Jadi hadirkan buku-buku itu ke dalam&lt;br /&gt;rumah dan mulai dari sekarang anak-anak kita juga mulai diajari tentang&lt;br /&gt;uang. Ikutilah kursus-kursus tentang enterpreneurship supaya kita dapat&lt;br /&gt;memperbaiki dulu citra kita tentang uang.Kedua, menyiapkan diri untuk&lt;br /&gt;menjadi kaya. Orang-orang kaya yang bijak itu mempunyai nasehat yang&lt;br /&gt;bagus, mereka mengatakan "sebelum Anda menjadi kaya latihanlah terlebih&lt;br /&gt;dahulu menjadi kaya". Hiduplah dengan hidup gaya orang kaya. Orang kaya&lt;br /&gt;itu optimis.&lt;br /&gt;Bagi orang kaya biasanya tidak ada yang susah. Bagi mereka semuanya&lt;br /&gt;mungkin, karena itu mereka selalu optimis. Jadi yang harus dihilangkan&lt;br /&gt;dari kita itu adalah pesimis. Saya punya seorang teman sekarang menjadi&lt;br /&gt;kaya, dia datang ke Jakarta hanya sebagai pelatih karate dan tidak ada&lt;br /&gt;duitnya, tapi supaya tidak ketahuan oleh istrinya bahwa dia tidak punya&lt;br /&gt;pekerjaan, setiap habis sholat subuh dia pergi lari olahraga, setelah itu&lt;br /&gt;dia memakai pakaian rapi lalu keluar rumah. Dia juga tidak tahu mau kemana&lt;br /&gt;yang penting ke luar rumah. Istrinya tidak tahu kalau dia tidak punya&lt;br /&gt;pekerjaan. Nanti di jalan baru ditentukan siapa yang dia temui hari&lt;br /&gt;ini.Langkah pertama perbaiki dahulu sirkulasi darah kita, olahraga dulu,&lt;br /&gt;supaya wajah segar makan yang banyak. Banyaklah makan yang enak, daging.&lt;br /&gt;Sering-sering makan yang enak. Menurut Utsman bin Affan makanan paling&lt;br /&gt;enak itu adalah kambing muda. Setiap hari mereka makan kambing muda. Makan&lt;br /&gt;yang enak, olah raga yang bagus supaya wajah kita berseri.&lt;br /&gt;Syeikh Muhammad Al-Ghozali dalam kitab Jaddid Hayataka mengatakan kenapa&lt;br /&gt;orang-orang Barat itu pipinya merah, karena sirkulasi darahnya bagus,&lt;br /&gt;gizinya bagus. Sedangkan kita orang-orang timur kalau ketemu itu auranya&lt;br /&gt;pesimis, tidak ada harapan. Biasakanlah kalau orang ketemu kita ada&lt;br /&gt;harapan yang terlihat, makanya kalau pilih warna baju pilihlah yang&lt;br /&gt;cerah-cerah, Ibnu Taimiyah mengatakan ada hubungan antara madzhab dan&lt;br /&gt;batin kita, pakaian apa yang kita pakai itu mempengaruhi kondisi kejiwaan&lt;br /&gt;kita. Jangan pakai pakaian orang tua. Ada anak umur 25 tahun pakaiannya&lt;br /&gt;pakaian orang tua, bagaimana nanti kalau umurnya 50 tahun pakaiannya&lt;br /&gt;seperti apa. Tampillah sebagai anak muda. Cukur rambut yang bagus, cukur&lt;br /&gt;kumis yang rapi janggut dirapikan. Rapi, supaya kita kelihatan ada&lt;br /&gt;optimisms.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-794518836700826946?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/794518836700826946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/794518836700826946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/794518836700826946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-4.html' title='Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 4'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-8139680012971200488</id><published>2009-11-02T21:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T22:01:47.144-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolom Ust. Anis Matta'/><title type='text'>Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 3</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanya Rasul mengatakan tentang minum susu, makan habbatussauda' , madu. Coba&lt;br /&gt;kalau antum, misalnya, tidur di atas kasur yang empuk dalam ruangan yang&lt;br /&gt;ber-AC, tidur 2 jam itu bisa sangat nyenyak. Apalagi minum susu hangat&lt;br /&gt;sebelum tidur. Bangun pagi minum madu campur habatussauda. Saya kira kita&lt;br /&gt;perlu memperbaiki dan melihat kembali pemahaman keagamaan seperti ini&lt;br /&gt;secara benar. Sehingga kita jangan menganggap kemewahan itu justru&lt;br /&gt;melelehkan orang tapi bikin orang nyaman. Inilah 5 alasan mengapa kita&lt;br /&gt;harus kaya. Sekarang saya ingin lebih jauh menembus kembali mengapa kita&lt;br /&gt;miskin selama ini.&lt;br /&gt;Sebabnya kita miskin adalah: Pertama, karena kita memiliki pemahaman agama&lt;br /&gt;yang salah. Salah satunya 5 alasan tadi tidak beredar di kalangan kita.&lt;br /&gt;Sekarang coba kita tonton acara TV, nonton acara-acara ceramah subuh di&lt;br /&gt;televisi. Kita akan lihat sebagian besar ceramah-ceramah televisi itu&lt;br /&gt;menyuruh orang-orang miskin itu semakin miskin atas nama kesabaran. Bahkan&lt;br /&gt;ada perang terhadap materialisme, karena itu kita harus zuhud sekarang.&lt;br /&gt;Pemahaman tentang kezuhudan itu salah satu pemahaman yang paling banyak&lt;br /&gt;merusak kita. Karena kita tidak tahu bedanya orang zuhud dengan orang&lt;br /&gt;miskin.Imam Ghazali mengatakan orang zuhud itu adalah orang yang punya&lt;br /&gt;dunia lalu meninggalkannya dengan sadar. Orang miskin itu adalah orang&lt;br /&gt;yang ditinggal dunia. Kalau ada orang miskin tidak dapat makan lalu puasa&lt;br /&gt;Senin-Kamis itu bukan orang zuhud. Itu orang miskin yang berusaha&lt;br /&gt;memaksimalisasi kondisi keterbatasannya agar tetap dapat pahala, daripada&lt;br /&gt;tidak makan dan tidak dapat pahala lebih bagus tidak makan dapat pahala.&lt;br /&gt;Orang zuhud itu orang pasca dunia kalau orang miskin itu orang pra dunia.&lt;br /&gt;Kita lihat Rasulullah SAW itu sudah kaya raya sebelum menjadi Nabi.&lt;br /&gt;Kemiskinan Rasulullah yang kita baca di hadits-hadits itu adalah&lt;br /&gt;kemiskinan atas pilihan. Itu adalah pilihannya karena dia punya misi yang&lt;br /&gt;jauh lebih besar, yakni: yang begini itu dia tidak perlu lagi, sudah&lt;br /&gt;selesai. Bahkan Rasulullah mengatakan semua nabi-nabi itu sebagian&lt;br /&gt;besarnya kaya. Tidak ada lagi nabi yang diutus setelah nabi Syu'aib&lt;br /&gt;melainkan pasti dia berasal dari keluarga kaya dari kaumnya.Rasulullah itu&lt;br /&gt;mengenal uang waktu umurnya 8 tahun, dia mulai kerja dan mendapatkan gaji.&lt;br /&gt;Pekerjaan pertamanya menggembala kambing. Umur 12 tahun dia sudah pulang&lt;br /&gt;pergi luar negeri ikut dalam bisnis keluarga. Umur 15 sampai 19 tahun ikut&lt;br /&gt;dalam perang sehingga punya pengalaman mlliter. Umur 20 tahun Rasul sudah&lt;br /&gt;jadi pengusaha investornya adalah Khadijah. Waktu umur 25 tahun dia nikah&lt;br /&gt;dengan investornya. Berapa maharnya? Seratus ekor unta. Berapa harga&lt;br /&gt;seekor unta sekarang? Jauh lebih mahal dari 1 ekor sapi. Kira-kira 10 juta&lt;br /&gt;1 ekor unta jadi totalnya 1 Milyar, Anak muda 25 tahun panya uang cash 1&lt;br /&gt;Milyar, itu maharnya tapi yang disimpan itu masih ada. Walaupun Rasulullah&lt;br /&gt;SAW setelah menjadi Nabi mengatakan sebaik-baik wanita adalah wanita yang&lt;br /&gt;cantik dan mahar yang murah, itu sebagai system tapi dalam tradisi&lt;br /&gt;jahiliyah itu status. Oleh karena itu, waktu pamannya yang bernama Abu&lt;br /&gt;Thalib menyampaikan khutbah nikahnya sebagai sambutan keluarga pada&lt;br /&gt;pernikahan Rasulullah SAW, beliau mengatakan sesungguhnya orang Quraisy&lt;br /&gt;tahu bahwa Muhammad salah saorang pemudanya yang terbaik, yang paling&lt;br /&gt;terhormat.&lt;br /&gt;Layaklah dia nikah dengan Khadijah karena maharnya tersebut. Pemuda&lt;br /&gt;berusia 25 tahun punya uang 1 Milyar, sedangkan kita 25 tahun baru selesai&lt;br /&gt;Perguruan Tinggi dan karya terbesar kita adalah menulis lamaran kerja. Ini&lt;br /&gt;pemahaman keagamaan yang beredar di kalangan kita yang membuat kita ini&lt;br /&gt;miskin.Itu sebabnya di zaman penjajahan dahulu, para penjajah itu dengan&lt;br /&gt;sengaja menghidupkan kelompok-Kelompok sufi di tengah masyarakat. Paham&lt;br /&gt;sufiyah dihidupkan supaya orang-orang miskin itu tidak pernah bermimpi&lt;br /&gt;menjadi kaya dan merasa benar bahwa dia miskin. Maka langkah pertama&lt;br /&gt;menuju kekayaan adalah perbaiki dulu pemahaman keagamaan kita.Saya dulu&lt;br /&gt;sekolah di pesantren 6 tahun, tempatnya dulu itu di hutan, bahkan tidak&lt;br /&gt;ada mobil lewat di sana, kalau kita ingin mendapatkan kendaraan umum kita&lt;br /&gt;harus jalan 3 km terlebih dahulu. Pada suatu hari ada badai datang dan&lt;br /&gt;menerbangkan seluruh atap gedung, masjid, dan seluruh benda yang ada di&lt;br /&gt;situ. Semuanya mudah diterbangkan karena bangunan yang ada adalah bangunan&lt;br /&gt;murah semuanya. Tiap hari kita makan hanya nasi dan kecap selama 6 tahun.&lt;br /&gt;Setiap kali kita makan, guru saya selain bilang ini nasi akan membuat kamu&lt;br /&gt;besar. Cuma butuh waktu. Karena itu fisik saya kecil Karena pada masa&lt;br /&gt;pertumbuhan kita tidak mendapatkan gizi yang baik dengan alasan latihan&lt;br /&gt;sabar, perjuangan. Waktu itu saya bilang ini sekolah sengaja disimpan jauh&lt;br /&gt;dari kota karena kota itu neraka, disini kita hidup dengan cara yang&lt;br /&gt;benar. Waktu saya mau ke Jakarta untuk kuliah, saya minta guru saya&lt;br /&gt;istikharah buat saya, satu bulan kemudian saya datang dan dia menganjurkan&lt;br /&gt;saya untuk kuliah di Jakarta saja di LIPIA, karena LIPIA itu selingkar&lt;br /&gt;syurga yang di kelilingi oleh neraka. Itulah pemahaman keagamaan yang kita&lt;br /&gt;warisi. Waktu saya kuliah di LIPIA juga belajar syariah namun tetap tidak&lt;br /&gt;ada yang mengajarkan kita pemahaman keagamaan yang benar tentang&lt;br /&gt;kekayaan.Kedua, karena kita tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang tidak&lt;br /&gt;mengajarkan kita dasar-dasar yang benar untuk menegakkan kehidupan. Lihat&lt;br /&gt;kurikulum yang kita pelajari, tidak satupun yang kita pelajari di sekolah&lt;br /&gt;itu benar-benar kita pakai dalam kehidupan yang real kita. Sekarang&lt;br /&gt;belajar bahasa Inggris sejak kelas 4 SD sampai Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;Tahun pertama itu 10 tahun, tetapi TOEFL kita tidak bagus-bagus. Padahal&lt;br /&gt;bahasa itu adalah sarana komunikasi yang seharusnya itu menjadi basic;&lt;br /&gt;Begitu juga tentang uang, kita tidak pernah sama sekali belajar di sekolah&lt;br /&gt;tentang uang. Saya dulu belajar hitung dagang di sekolah tapi itu&lt;br /&gt;pelajaran yang paling kita tidak suka. Jadi lingkungan pendidikan kita&lt;br /&gt;juga seperti itu. Setelah kita tarbiyah pun hal-hal seperti ini juga belum&lt;br /&gt;diajarkan. Mungkin karena satu hikmah ataupun yang lainnya yang tidak kita&lt;br /&gt;ketahui. Tetapi kalau kita membaca literatur yang ditulis oieh Imam Hasan&lt;br /&gt;AI-Banna, sebenarnya perhatian ke arah ekonomi itu justru malah besar dari&lt;br /&gt;awalnya. Bahkan munculnya gagasan ekonomi Islam itu adalah anjuran dari&lt;br /&gt;beliau. Salah satunya rintisan dari beliau untuk mulai memperbaiki&lt;br /&gt;kehidupan ekonomi ummat Islam. Oleh karena itu saya menganjurkan kepada&lt;br /&gt;ikhwah di kaderisasi untuk segera membuat materi tatsqif tentang uang,&lt;br /&gt;karena kita periu.Ketiga, karena kita ini memiliki ciri-ciri orang miskin&lt;br /&gt;dalam kepribadian.&lt;br /&gt;Ciri orang miskin:Pertama, orang miskin itu tidak pernah bermimpi jadi&lt;br /&gt;orang kaya. Kalau kita baca buku the millionaire mind (pemikiran&lt;br /&gt;milioner), di dalam buku tersebut disebutkan fakta bahwa di kalangan&lt;br /&gt;orang-orang miskin itu berkembang ide-ide yang membuat mereka itu miskin.&lt;br /&gt;Salah satunya karena memang mereka tidak punya mimpi jadi orang kaya.&lt;br /&gt;Waktu sekolah saya pernah ikut kursus keterampilan membuat sepatu, jadi&lt;br /&gt;saya bisa membuat sepatu. Karena kita mindsetnya disiapkan untuk menjadi&lt;br /&gt;buruh, kalau tidak bisa menjadi guru bahasa Arab akhirnya menjadi tukang&lt;br /&gt;sepatu. Kita lihat rintisannya. Jadi kita tidak pernah punya mimpi untuk&lt;br /&gt;menjadi kaya. Contohnya, kalau kita lihat orang pakai mobil Mercy, tidak&lt;br /&gt;pernah terpikir oleh kita kalau kita juga ingin punya mobii Mercy.&lt;br /&gt;Yang terpikir oleh kita adalah tega-teganya orang ini pakai Mercy.Pertama&lt;br /&gt;kali Ketua Majelis Syuro membangun rumah, banyak sekali ikhwah yang&lt;br /&gt;protes. Saya bilang kenapa kalian protes. Dia tidak pinjam uang antum.&lt;br /&gt;Saya datang ke rumahnya, Masya Allah rumahnya bagus. Ya Allah berikanlah&lt;br /&gt;saya model rumah yang seperti ini. Kalau kita melihat mobil bagus, rumah&lt;br /&gt;bagus, hinggap sebentar di mobil itu, sapu baik-baik lalu berdoalah.Ketika&lt;br /&gt;tinggal di rumah mertua, saya bisa tinggal di tempat yang luasnya beberapa&lt;br /&gt;ribu meter. Cuma saya bilang, saya tidak ingin didominasi oleh mertua,&lt;br /&gt;Jadi setelah menikah saya bilang saya mau keluar dari rumah ini. Kata&lt;br /&gt;mertua saya, "Kamu mau tinggal dimana?" Itu urusan saya, satu tahun saya&lt;br /&gt;sudah tinggal disini. Saya keluar.&lt;br /&gt;Lalu saya kontrak rumah. Rumah saya itu mirip kandang ayam,&lt;br /&gt;triplek-triplek saja. Ada 3 petak rumah, kalau kita bersin di sini, akan&lt;br /&gt;terdengar oleh semua tetangga. Lantainya sebagian itu berupa tanah dan&lt;br /&gt;saya pun tidak punya kasur. Saya punya kasur ketika anak ke-3 saya lahir.&lt;br /&gt;Istri saya kalau sudah hari Sabtu atau Minggu mengajak pulang. Saya tahu&lt;br /&gt;dia ingin balik ke sana. Tapi kita belajar menata hidup kita sendiri,&lt;br /&gt;tidak tergantung dari orang.Setiap hari saya lewat di depan sebuah rumah&lt;br /&gt;besar halamannya luas. Kalau saya lewat rumah itu saya berjalan&lt;br /&gt;pelan-pelan sambil menunggu bis dari Al-Manar. Saya melewati rumah itu&lt;br /&gt;yang terletak di pojok halaman yang luas dan ada banyak pohon-pohonan.&lt;br /&gt;Saya usap-usap itu temboknya. Alhamdulillah rumah itu menjadi rumah saya.&lt;br /&gt;Apabila saudara antum punya mobil antum jangan marah padanya. Jangan tanya&lt;br /&gt;uangnya dari mana. Jangan tanya seperti itu. Antum pegang mobilnya,&lt;br /&gt;usap-usap mobilnya.Sekarang kalau saya mau ke DPP tiap hari lewat Menteng,&lt;br /&gt;lewati rumah yang bagus-bagus, di situ juga ada masjid yang besar yang&lt;br /&gt;bernama Sunda Kelapa. Saya suka berdoa juga di situ.&lt;br /&gt;Ya Allah, saya ingin tinggal di samping masjid ini, tapi bagaimana caranya&lt;br /&gt;atur ya Allah. Syurga saja kita pinta, apalagi hanya rumah. Suatu waktu&lt;br /&gt;saya pernah naik private jet punya Abdul Rizal Bakrie waktu itu jauh&lt;br /&gt;sebelum era partai karena saya suka ceramah di rumahnya. Kita pergi naik&lt;br /&gt;private jet nya. Enak juga naik private jet. Saya berdo'a juga disitu.&lt;br /&gt;Saya juga ingin yang seperti ini karena enak. Syurga saja kita pinta&lt;br /&gt;apalagi seperti ini.Kemarin Muraqib Am ditanya oleh kader. Kadernya&lt;br /&gt;protes, "Ustadz Hilmi anggota dewannya sudah mulai pada borju semuanya. Di&lt;br /&gt;jawab oleh Ustadz Hilmi mereka tidak borju cuma menyesuaikan penampilan&lt;br /&gt;dengan lingkungan pergaulannya. Jadi kalau ikhwah pada kaya-kaya nanti&lt;br /&gt;kita juga bahagia. Saya paling senang kalau ada ikhwah yang punya private&lt;br /&gt;jet, perlu di dorong itu. Jadi kita tidak pelu belanja tiket lagi kalau&lt;br /&gt;ingin ke Riau.&lt;br /&gt;Tidak terikat dengan jadwal penerbangan regular. Dan saya tanya harga&lt;br /&gt;private jet itu, setidak-tidaknya kita sudah tahu harga private jet itu.&lt;br /&gt;Sewaktu-waktu saya naik mobil Land Cruiser punya teman saya, mobil saya&lt;br /&gt;Kijang, Saya bilang mobilmu lebih enak dari mobil saya. Dia bilang kenapa.&lt;br /&gt;Saya bilang saya pikir mobil saya itu paling enak di muka bumi, ternyata&lt;br /&gt;mobil bapak lebih enak. Memang mobil kamu apa, saya bilang Kijang. Dia&lt;br /&gt;bilang, "Oh itu mobil masa lalu saya." Ikhwah sekalian.Karakter orang&lt;br /&gt;miskin itu harus kita hilangkan, itu sebabnya kita miskin. Karena tidak&lt;br /&gt;punya mimpi menjadi orang kaya. Kedua, kita ini umumnya tidak ulet. Senang&lt;br /&gt;difasilitasi. Dan, ada karakter yang buruk di Melayu, pada umumnya senang&lt;br /&gt;diberi hadiah daripada memberi hadiah. Bahagia dan bangga kalau ditraktir&lt;br /&gt;makan daripada kalau mentraktir makan. Kalau kita ingin menjelaskan orang&lt;br /&gt;Cina lebih kaya dibanding kita di negeri ini, karena dia lebih rajin&lt;br /&gt;bekerja.Saya pernah mengisi pelatihan di Telkom, saya suruh tulis&lt;br /&gt;mimpi-mimpi mereka semua.&lt;br /&gt;Saya kasih kertas besar, mereka menulis dan menggambar. Hampir semua&lt;br /&gt;mereka membuat gambar yang sama. Sebuah rumah di sampingnya ada&lt;br /&gt;sawah-sawah, disampingnya ada masjid, kemudian ada pesawat terbang dan ada&lt;br /&gt;ka'bah. Saya suruh menjelaskan. Dia bilang nanti saya berharap insya Allah&lt;br /&gt;sudah naik haji sebelum pensiun setelah pensiun nanti saya punya rumah di&lt;br /&gt;desa di sampingnya ada sawah-sawah, di sampingnya lagi ada masjid. Jadi&lt;br /&gt;dia ibadah kerjanya. Saya bilang bapak pensiun umur berapa. Dia bilang 55&lt;br /&gt;tahun, Mau menghabiskan sisa umur di desa disamping masjid dan di samping&lt;br /&gt;sawah. Kalau bapak diberi umur 80 tahun oleh Allah SWT- berapa sisa umur&lt;br /&gt;bapak, 25 tahun akan bapak habiskan di samping sawah. Begitu cara kita&lt;br /&gt;berfikir, kita menghindari tantangan.Saya pernah ceramah di direktur&lt;br /&gt;keuangan BULOG, dia mau pensiun dini, dia tinggalnya di Patra Kuningan&lt;br /&gt;dekat rumahnya Pak Habibie. Saya diminta mengisi ceramah di rumahnya&lt;br /&gt;tentang manajemen harta untuk para lansia. Yang hadir itu angkatan 63 UGM&lt;br /&gt;dari Fakultas Ekonomi semuanya.&lt;br /&gt;Saya bilang bapak setelah pensiun nanti mau tinggal di mana. Dia bilang&lt;br /&gt;mau balik ke kampung halamannya di Solo. Saya tanya Solonya di mana. Dia&lt;br /&gt;bilang agak ke pinggir sedikit. Nah kita lihat, sudah pulang kampung ke&lt;br /&gt;Solo masih ke pinggir sedikit. Dia sudah punya rumah disana di sampingnya&lt;br /&gt;ada sawah-sawah, ada masjid, persis seperti gambar orang Telkom itu. Saya&lt;br /&gt;bilang kenapa tidak tinggal di Jakarta. Dia bilang siapa yang bisa tahan&lt;br /&gt;tinggal di Jakarta setelah pensiun. Biaya mahal, anak saya sedang pada&lt;br /&gt;kuliah semuanya saya tidak kuat nanggung.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-8139680012971200488?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/8139680012971200488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8139680012971200488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8139680012971200488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-3.html' title='Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 3'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-7643314872545168270</id><published>2009-11-02T21:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T21:53:19.931-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolom Ust. Anis Matta'/><title type='text'>Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali main, dia biasanya bisa rugi sampai 5 juta dollar, meskipun kadang-kadang untung 8 juta dollar. Sekali waktu mereka main ke sana, sudah beberapa hari kangen dengan Nasi Padang. Dia bilang ke pilotnya tolong ke Singapore beli Nasi Padang terus balik lagi ke London. Begitulah cara mereka menggunakan uang. Kalaupun orang kaya itu muslim, tidak berjudi, tapi dia tidak punya visi dakwah dan tidak hidup untuk satu misi besar dalam hidupnya, dia pasti akan menggunakan uangnya untuk kesenangan pribadi, seperti perhiasan dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya kawan, kalau dia pakai seluruh perhiasannya kira-kira sekitar 2 juta dollar di badannya, cincinnya 1 juta dollar. Mobilnya 1/2 juta dollar, jam tangannya bisa sampai 2 milyar. Adalagi temannya kira-kira punya 200-an jam tangan. Sebuah jam tangan itu harganya kira-kira 2 milyar.&lt;br /&gt;Lebih buruk lagi, kadang-kadang orang kaya yang tidak baik memakai uangnya untuk memerangi kebaikan. Itulah yang terjadi ketika orang-orang Yahudi memegang kendali keuangan dunia.&lt;br /&gt;Maka dari itu, menjadi kaya itu bagi kita adalah satu keharusan, untuk mengembalikan keseimbangan sosial, kehidupan di tengah-tengah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, terlalu banyak perintah syariah yang hanya bisa dilaksanakan dengan uang. Antum lihat 5 rukun Islam. Syahadat tidak pakai uang, sholat tidak pakai uang, puasa tidak pakai uang tapi zakat dan haji pakai uang. Kalau 200 ribu orang umat Islam Indonesia tiap tahun pergi haji. Rata-rata mengeluarkan 5000 dollar, coba antum kalikan berapa banyaknya uang yang beredar untuk melaksanakan satu ibadah. Belum lagi jihad. Jadi, kita tidak bisa berjihad kecuali dengan uang. Misalnya kita di lndonesia sekarang mau pergi ke Palestina untuk pergi perang, tenaga kita tidak diperlukan karena tenaga sudah cukup dengan ada yang disana. Rasul mengatakan, “Siapa yang menyiapkan seorang bertempur maka dia juga sudah dapat pahala perang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, banyak sekali perintah-perintah Islam yang memerlukan uang. Waktu Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, di antara hadits-hadits pertama yang beliau sampaikan pada waktu itu adalah “Afsussalam wa ath’imu tho’am”. Jadi mentraktir itu tradisi nabawiyah. Sering-seringlah mentraktir karena itu perintah Nabi, dan ini turunnya di Madinah pada saat menjelang mihwar daulah. Kira-kira di jaman kita inilah, di mihwar dakwah kita sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washilul arham dan sambung tali shilaturahim. Antum akan melihat nanti di akhir penjelasan saya nanti bahwa ciri-ciri orang maju itu salah satunya adalah kalau belanjanya dalam 3 hal lebih besar daripada belanja kebutuhan lauk-pauknya, salah satunya belanja komunikasi. Jadi, kalau biaya pulsa kita tinggi itu indikator yang baik, itu artinya silaturahim kita jalan. Jangan missed call, suruh orang telpon balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, karena harta itu adalah hal-hal yang dibangga-banggakan oleh manusia sehingga menentukan strata sosial. Antum akan lebih berwibawa dan didengar orang kalau punya uang. Apabila tidak punya uang, biasanya kita juga biasanya jarang didengar oleh orang. Misalnya dalam keluarga. Antum bersaudara ada 7 orang. Kalau kontribusi finansial antum dalam keluarga itu tidak banyak dan&lt;br /&gt;bila antum satu-satunya da’i dalam keluarga, dakwah antum juga kurang didengar oleh keluarga. Karena di samping ingin mendengarkan nasihat yang baik orang juga ingin mendapatkan uang yang banyak. Hadiah-hadiah pada hari lebaran, infaq-infaq dan seterusnya dan itu biasanya melancarkan dakwah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hadir pada suatu waktu di sidang Ikatan Anggota Parlemen Negara-negara OKI. Setiap kali ada waktu bertanya, yang paling pertama diberi kesempatan bertanya itu utusan dari Arab Saudi, sedangkan utusan dari negara miskin seperti Maroko atau Tunisia biasanya tidak dapat giliran, kalau bukan sendiri yang angkat tangan. Masalah harta ternyata juga berpengaruh pada hal-hal seperti itu.Pada tahun 1994 saya ke Jerman. Dua tahun baru selesai kuliah, di sana saya bertemu dengan salah seorang ikhwah pengusaha yang punya beberapa supermarket di sana. Dia datang menemui saya memakai Mercy. Saya protes kepada dia dengan semangat dakwah dan jihad, antum itu tega pakai Mercy, saudara-saudara&lt;br /&gt;antum di Palestina di sana masih berjuang, antum hidup di Jerman ini pakai Mercy bagaimana ceritanya. Dia bilang nanti saya jelaskan, antum ikut saya saja dulu. Saya diajak keliling supermarketnya dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu memang kaya. Sudah keliling dia bilang, di Jerman ini kalau kau ingin ketemu seorang direktur, begitu kamu parkir mobil, nanti direktur itu suruh sekretarisnya tengok dia itu pakai mobil apa. Jika kau tidak pakai Mercy nanti sekretarisnya bilang direktur sedang tidak ada. Kalau kau pakai Mercy kau disambut baik-baik oleh mereka. Mercy ini wajib di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hal-hal yang dibangga-banggakan oleh manusia. Dan itu berkali-kali disebutkan dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu sebagai Muslim saya ingin didengarkan orang, apalagi kita sebagai da’i kita perlu punya wibawa di depan orang. Sebagian dari wibawa itu juga dibentuk oleh kondisi finansial kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama-ulama kita juga meriwayatkan bahwa ternyata di antara hal-hal yang disenangi oleh wanita kepada laki-laki salah satunya adalah uangnya. Perempuan itu katanya menyenangi pada laki-laki kalau dia lebih pintar daripada si perempuan, kalau dia lebih kaya daripada perempuan, lebih kuat daripada perempuan. Dan kepemimpinan itu kan diberikan kepada laki-laki salah satu sebabnya karena kewajiban memberlkan nafkah itu. Kalau kita ingin berwibawa di depan istri tolong kewajibannya ditunaikan dengan sempurna. Itu akan menaikkan wibawa kita depan Istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang istri itu tidak hanya membutuhkan seorang suami yang romantis tapi juga seorang suami yang romantis realistis. Ada seorang akhwat berkata kepada saya, saya sebenarnya tidak materialistis tapi&lt;br /&gt;masalahnya kita realistis karena kita tidak bisa hidup tanpa materi. Dan kalau materi kita sedikit maka hidup kita juga tidak akan nyaman. Sedikit banyak itu juga penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, harta itu salah satu sebab yang dapat membuat orang itu bisa bahagia di dunia. Jangan lagi pernah bilang “biar miskin asal bahagia.” Sekarang perlu kita balik, “biar kaya asal bahagia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat guru saya waktu SD selalu mencari kamuflase bahwa walaupun kita miskin tetap bisa bahagia. Memang bisa, tapi susah. Adalagi yang bilang “Uang tidak bisa membeli cinta”. Memang tidak bisa, tapi kalau kita jatuh cinta dan punya uang itu lebih enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW realistis sekali ketika dia mengatakan bahwa di antara yang membuat orang itu bahagia adalah pertama, Istri yang sholehah. Kedua, rumah yang luas, dalam hadits lain disebutkan kamar-kamarnya banyak. Menurut Syeikh Qordlowy yang disebut kamar-kamar itu minimal enam kamar. Satu buah kamar untuk suami istri, sebuah kamar untuk anak laki-laki, sebuah kamar untuk anak perempuan, sebuah kamar untuk pembantu, dua buah kamar lainnya untuk kerabat suami dan istri yang datang menginap di rumah. Itu 6 kamar tidak termasuk dapur, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, perpustakaan keluarga dan musholla. Kelanjutan dari hadits itu, dan kendaraan yang nyaman. Antum perhatikan Rasulullah mengatakan rumah dan kendaraan. Rumah itu adalah indikator stabilias, kendaraan itu adalah indikator mobilitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah mengatakan kendaraan yang nyaman bukan sekadar kendaraan. Naik angkot itu juga kendaraan tapi belum tentu nyaman, tapi kalau ada sedan yang empuk sehingga kita bisa rehat, itu lebih bagus. Pulang mengisi Liqa’ kalau kendaraannya nyaman kan sedikit mengurangi kelelahan. Itu juga perlu garasi. Jika suaminya pengurus DPW, istrinya pengurus DPW, maka masing-masing perlu kendaraan juga. Kalau anaknya 7 siapa yang antar anaknya sekolah, jadi minimal perlu 3 mobil.&lt;br /&gt;Waktu saya tidak punya mobil, saya punya motor. Anak saya sekolah&lt;br /&gt;di Al-Hikmah, jadi kalau pulang diantar sama keponakan saya, anak saya&lt;br /&gt;diikat, takut kalau tidur sewaktu-waktu bisa jatuh dari motor.&lt;br /&gt;Saya bilang saya dosa kalau anak saya sampai meninggal. Akhirnya saya&lt;br /&gt;menelepon teman saya, "Tolong sediakan mobil untuk saya." Itulah pertama&lt;br /&gt;kali saya punya mobil. Dosa kita, kasihan anak itu jatuh dari motor.&lt;br /&gt;Setengah mati kita pupuk-pupuk, kita lahirkan dengan baik, tapi mati&lt;br /&gt;karena kecelakaan begitu.Kalau suaminya pengurus DPW dan istrinya aktif di&lt;br /&gt;Salimah atau di Pos Wanita Keadilan, kan perlu mobilitas juga. Masa&lt;br /&gt;suaminya pergi pakai mobil, sedangkan istrinya pergi rapat ke mana-mana&lt;br /&gt;sambil gendong anak. Dia sudah hamil 9 bulan, merawat anak, malam tidak&lt;br /&gt;tidur. Kita zhalim juga terhadap istri kalau kita tidak memberikan hal-hal&lt;br /&gt;yang membuat dia nyaman dalam kehidupan. Untungnya waktu kita menikah dulu&lt;br /&gt;banyak akhwat kita yang tidak tahu hadits ini. Padahal dalam banyak&lt;br /&gt;pendapat di berbagai mazhab misalnya di madzhab Imam Syafi'i, apalagi Imam&lt;br /&gt;Malik, kewajiban wanita itu yang sebenarnya hanya melayani suami dan&lt;br /&gt;mendidik anak, sedangkan pekerjaan rumah tangga, mencuci dan seterusnya,&lt;br /&gt;itu tidak termasuk dalam kewajiban wanita.Qiyadah- qiyadah akhwat&lt;br /&gt;mengikuti daurah tingkat nasionat kemarin di Jakarta. Coba bayangkan&lt;br /&gt;akhwat-akhwat kita sebagian besar sarjana. Waktu kuliah dia direkrut kan&lt;br /&gt;salah satu alasannya karena dia anashirut taqyir dan otaknya brilian.&lt;br /&gt;Banyak akhwat kita Indeks Prestasinya 4,1, begitu 10 tahun menikah, dia&lt;br /&gt;sudah tidak nyambung lagi dengan suaminya kalau bicara, karena dia&lt;br /&gt;mengalami stagnasi intelektual. Tiba-tiba dia mengerjakan semua pekerjaan&lt;br /&gt;pembantu rumah tangga, dia melahirkan juga, melayani suami juga, memasak&lt;br /&gt;juga, mencuci juga dan kadang-kadang kita terbawa oleh romantika&lt;br /&gt;perjuangan, rasanya heroik melihat istri mencuci, suami pulang dakwah&lt;br /&gt;dalam keadaan lelah, istri di rumah mencuci, mengepel lantai.&lt;br /&gt;Sepuluh tahun kemudian kita di elus-elus oleh istri, kita pikir sedang di&lt;br /&gt;pijiit, padahal hanya di elus-elus karena tangannya dipakai untuk mencuci,&lt;br /&gt;jadi tangannya sudah bukan tangan ratu. Sementara suami pegang pulpen,&lt;br /&gt;pegang kertas karena sibuk mengisi halaqah, sedangkan pekerjaan yang&lt;br /&gt;kasar-kasar dikerjakan oleh istri. Sudah saatnya pekerjaan-pekerjaan&lt;br /&gt;begitu kita delegasikan kepada mesin, jangan buang waktu di dapur, di&lt;br /&gt;tempat mencuci, delegasikan kepada mesin. Kita ini orang-orang pilihan&lt;br /&gt;dari umat kita. Berapa banyak orang yang sarjana di negeri ini, sedikit.&lt;br /&gt;Makanya kalau Capres syaratnya S-2 calonnya juga nanti sedikit. Saya tidak&lt;br /&gt;setuju kalau capres itu syaratnya S-1, tamat SD pun bisalah. Sebagian&lt;br /&gt;besar orang ikut. Jadi yang bisa merasakan pendidikan tinggi itu barang&lt;br /&gt;elit di negeri ini.Jadi kalau akhwat kita yang sarjana itu setelah nikah&lt;br /&gt;disuruh jadi pembantu rumah tangga atas nama kesetiaan, ketaatan, cinta&lt;br /&gt;dan sejenisnya maka kita telah berbuat zalim terhadap SDM kita sendiri.&lt;br /&gt;Mungkin akhwat kita itu sabar-sabar, dia menerima keadaan.&lt;br /&gt;Tetapi walaupun dia menerima keadaan kita kehilangan potensi, kita&lt;br /&gt;kehilangan umur-umur terbaik.Sebenarnya kaiau dipacu untuk dakwah, untuk&lt;br /&gt;kepentingan lebih besar, lebih strategis, faedah yang didapatkan pun akan&lt;br /&gt;jauh lebih besar. Waktu kita ini tidak akan cukup mengerjakan hal-hal&lt;br /&gt;tersebut, maka belilah waktu orang lain. Hitung-hitung kalau beli tenaga&lt;br /&gt;pembantu kita buka lapangan kerja, kita bukan hanya mendelegasikan&lt;br /&gt;pekerjaaan kita juga buka pekerjaan bagi orang lain.Kira-kira itulah 5&lt;br /&gt;alasan mengapa kita itu perlu kaya. Memang, walaupun kita miskin kita&lt;br /&gt;masih bisa bahagia, tapi itu jauh lebih susah. Bahkan terkadang kekayaan&lt;br /&gt;itu lebih mendekatkan orang kepada Allah SWT dibanding kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-7643314872545168270?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/7643314872545168270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/7643314872545168270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/7643314872545168270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-2.html' title='Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 2'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-5717911537269867078</id><published>2009-11-02T21:31:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T21:47:47.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolom Ust. Anis Matta'/><title type='text'>Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Su_DtBlWQ-I/AAAAAAAAABI/zas2LYjVoxQ/s1600-h/anis+matta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 260px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Su_DtBlWQ-I/AAAAAAAAABI/zas2LYjVoxQ/s320/anis+matta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399749656527127522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat Muslim Kaya sekalian, kali ini kami tampilkan tulisan Ust. Anis Matta, Lc, seorang ustadz muda yang sangat progresif, cerdas, dan tulisan serta ide-idenya dalam menampilkan islam yang integral dan koperhesif menjadi banyak referensi dari umat ini, selamat menyelami ide-ide briliant dan revolusioner beliau, kali ini tentang "uang dan kekayaan", .....&lt;br /&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim Ikhwan dan Akhwat sekalian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah kita dipertemukan oleh Allah di pagi hari ini, walaupun kemarin saya ragu-ragu, apakah saya bisa hadir hari ini atau tidak. Istri saya sakit demam berdarah dan dirawat di rumah sakit hingga hari ini. Alhamdulillah, hari ini ada perbaikan sedikit dan bisa ditinggal. Selain itu, rasanya sudah rindu sama antum semuanya karena cukup lama tidak kesini. Sebenarnya saya punya rencana kunjungan ke sini pada bulan Januari yang lalu dalam rangkaian jaulah ke 13 DPW bersama 13 pengurus Bidang Kaderisasi dan Bidang Pembinaan Wilayah. Rencana itu dibatalkan karena saat itu sedang musim pesawat jatuh, jadi ada 8 DPW yang kita pending perjalanannya termasuk ke kota Pekan Baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian. Pagi ini kita bicara tentang uang. Sudah lama sekali saya mengusulkan bagian kurikulum di departemen kaderisasi untuk memasukkan pokok bahasan tentang uang. Gagasan-gagasan itu mulai muncul ketika saya dahulu berada di awal dakwah ini. Salah satu pekerjaan yang saya lakukan adalah Lajnah Minhaj, di Bidang Kaderisasi dulu, bersama Kang Aus. Saat itu, saya ikut menyusun beberapa Materi Tamhidi H1, H2. Kita memang tidak pernah berfikir untuk menyusun satu materi tentang uang karena yang ada di benak kita, bahwa bagian-bagian dari tarbiyah itu adalah tarbiyah ruhiyah, tarbiyah fikriyah dan tarbiyah jasadiyah. Ketika kita membuat partai, kita menambah sedikit yaitu materi tarbiyah siyasiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau wasilah dari tarbiyah ruhiyah itu banyak, ada Lailatul Katibah juga mutaba’ah yaumiyah. Wasilah tarbiyah fikriyah juga banyak ada tatsqif dan macam-macam. Tarbiyah jasadiyah ada latsar, ada mukhoyam. Tarbiyah siyasiyah sudah dengan sendirinya karena ada wasilah berupa partai.&lt;br /&gt;Tapi, kita semuanya menghadapi suatu benturan realita yang disebabkan karena ada missing link dalam sistem berfikir kita. Ada satu kosakata yang tidak masuk ke dalam benak kita padahal itu sangat menentukan masa depan kita yaitu uang. Jika ada yang bertanya kenapa kita miskin maka jawabannya karena memang kita tidak belajar masalah uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian. Salah satu gejala benturan budaya yang sering kita lihat muncul bersama munculnya orang-orang setengah kaya baru. Tapi itu lebih disebabkan karena bibit-bibit kemiskinan itu memang ada dalam diri kita, ada di lingkungan kita, bahkan ketika kita mulai membuat partai. Padahal kita belum kaya dan memang belum kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita memakai standar Kiyosaki, masuk dalam tahap aman pun belum. Tapi sudah dianggap kaya hanya karena sedikit beda dengan teman-teman ikhwah yang lain. Kita dianggap kaya karena memiliki mobil padahal mobil itu kebutuhan pokok dalam fiqih Islam. Kita juga dianggap kaya karena sudah bisa bangun rumah, padahal itu indikator dari garis kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah mengatakan, “Cukuplah bagi seorang Muslim itu bahwa dia punya sebuah rumah dan seorang pembantu.” Jadi, rumah itu sama dengan pakaian. Hanya saja, di lingkungan kita, banyak yang mempunyai anggapan, orang disebut kaya kalau sudah punya rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian. Oleh karena itu, banyak sekali yang bolong dalam tsaqafah kita tentang uang. Kita bukan hanya salah membuat persepsi-persepsi itu, tetapi juga terkadang mempunyai kecenderungan anti uang. Kalau istilah almarhum Ust Rahmat Abdullah, ikhwah itu sabar menderita tapi tidak sabar melihat orang lain lebih kaya. Makanya mudah muncul gosip di kalangan orang yang punya sedikit kelonggaran secara finansial apalagi kalau sebab kelonggaran finansialnya itu karena dia menjadi anggota dewan. Jadi, pada tahun 1999, saya jadi ketua Tim Khusus. Pada waktu itu sebagai Sekjen saya tahu persis di mana letak daerah kuatnya PKS kalau saya mau jadi anggota dewan. Ketika itu saya dicalonkan dari Bandung, Jakarta dan Sulawesi Selatan atas usul DPW masing-masing. Nah, pilihan tertinggi jatuh pada Sulawesi Selatan.Waktu itu saya belum mau jadi anggota dewan karena saya belum punya rumah dan mobil. Saya tidak mau bila nanti ada persepsi bahwa saya punya mobil dan rumah karena jadi anggota dewan. Oleh karena itu saya pilih Sulawesi Selatan. Jika saya pilih Bandung atau Jakarta pasti saya terpilih jadi anggota dewan pada tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengerti persepsi-persepsi, gosip dan fitnah tentang harta di kalangan kita itu banyak disebabkan tsaqafah yang bolong tentang uang. Jadi, kita bukan hanya tidak berbakat jadi kaya tapi juga tidak senang dengan orang kaya dan cenderung anti kekayaan. Kapan saatnya kita mulai mengalami benturan keuangan. Yang pertama setelah kita punya anak. Dahulu waktu saya kuliah, kita dimotivasi untuk cepat menikah oleh para murabbi kita dengan satu alasan kemaksiatan sudah merajalela di sekitar kita. Daripada kita berzina, lebih baik kita menikah. Kalau kita berargumen lagi bahwa belum ada pekerjaan karena kita masih kuliah, jawabannya adalah “tawakkal ‘alallah, innallaha Ghoniy”. Seluruh alasan-alasan aqidah dikerahkan untuk mendorong kita nikah.Sebagian besar angkatan saya menikah di tahun pertama waktu kuliah. Saat itu saya belum menikah. Di tahun kedua lebih banyak lagi yang menikah, saya belum menikah. Di tahun ketiga lebih banyak lagi yang menikah. Saya termasuk yang telat menikah pada waktu itu. Tapi kemudian kita menemukan fakta bahwa ikhwah-ikhwah yang menikah semasa kuliah itu sebagian besar angka pelajarannya jeblok karena disibukkan dakwah juga harus mencari ma’isyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menikah di tahun keempat setelah angka saya stabil karena naik satu point lagi. Dosen saya sampai mengatakan, kalau kamu ambil Master, menikah satu kali lagi. Ada ikhwah yang mengatakan kepada saya, Masya Allah, antum ini merencanakan sesuatu dengan detail. Saya bilang antum punya semangat tapi tidak punya rencana yang bagus. Jadi, kita semua mulai mengenal uang dan mempunyai persepsi bahwa uang itu perlu ketika anak kita menangis. Ketika saya datang ke calon mertua saat itu, beliau anggota DPR dan sudah 17 tahun menjadi salah satu petinggi GOLKAR untuk melamar, dia bertanya ke saya: “Anak saya mau dikasih makan apa?” Saya bilang mungkin saya tidak share di rumah bapak tapi insya Allah tidak makan batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia bertanya lagi. “Pendapatan kamu berapa?” Saya jawab, saya ada beasiswa 200 ribu perbulan. “Selain itu apa iagi?” Saya bilang tidak ada. “Masih kuliah”. Tapi waktu itu istri saya mengancam, kalau tidak kawin dengan saya, dia tidak mau kawin lagi. Akhirnya kita menikah juga.&lt;br /&gt;Jadi, kita ini, ikhwah learning by accident. Belajar dari benturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian. Rasanya saya sendiri sebenarnya tadinya tidak pernah tertarik mengenal uang lebih jauh. Karena 6 tahun saya di pesantren juga tidak pernah belajar uang. Lima tahun setengah kuliah di LIPIA Fakultas Syari’ah juga tidak pernah belajar uang kecuali 1 bab dalam pelajaran Fiqh yaitu kitab zakat. Itupun dalam orientasi Amil Zakat, tidak ada orientasi menjadi muzakki. Saya mulai tertarik mengenal uang seteiah mengalami benturan yang diawal tadi saya ungkapkan, juga benturan ketika saya di Sekjen. Setelah jadi Sekjen itulah saya mulai menilai ada suatu masalah besar yang akan kita hadapi kalau masalah-masalah ini tidak selesai. Sejak itulah saya mempelajari hal ini. Sebelumnya, meskipun saya mengajar Ekonomi Islam di Ul, banyak belajar dan membaca masalah-masalah ekonomi, juga banyak membaca buku-buku bisnis dan bergaul dengan orang-orang bisnis, saya belum seberapa tertarik secara langsung dan punya perhatian secara khusus terhadap masalah uang. Ketertarikan itu mulai muncul setelah mengalami benturan betapa sulitnya kita mendanai aktifitas kita setelah kita terjun di perpolitikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian. Saya ingin bicara 3 point supaya kita lebih terarah dalam soal uang. Pertama, mengapa Islam menyuruh kita kaya. Kedua, mencari penjelasan tentang mengapa kita miskin. Ketiga, bagaimana kita mulai merekontruksi kehidupan finansial kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abid Dunia menjelaskan beberapa alasan tentang mengapa kita semua diperintahkan untuk menjadi kaya dalam Islam itu. Alasan pertama, karena harta itu tulang punggung kehidupan. Makanya orang kalau punya harta punggungnya tegak. Kalau tidak punya harta, punggungnya rada bungkuk sedikit. Antum lihat orang-orang Amerika kalau datang ke sini tegap-tegap semua kan, karena punya duit. Pejabat-pejabat keuangan kita kumpul di CGI tunduk-tunduk semua, karena mau pinjam duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT mengatakan “Janganlah kamu berikan harta-harta kamu kepada orang-orang bodoh (orang-orang yang tidak sehat akalnya) yaitu harta yang telah Allah jadikan kamu sebagai yang membuat punggung tegap. Jadi, hidup kita tidak normal begitu kita tidak punya uang. Kita pasti punya banyak masalah begitu kita tidak punya uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan kedua, peredaran uang itu adalah indikator keshalehan atau keburukan masyarakat. Apabila uang itu beredar lebih banyak di tangan orang-orang jahat maka itu indikasi bahwa masyarakat itu rusak. Apabila uang itu beredar di tangan orang-orang shaleh maka itu indikasi bahwa masyarakat itu sehat. Masyarakat Indonesia ini rusak salah satu indikasinya karena orang-orang shalehnya sebagian besar adalah para fuqara wa masakin. Ahlul masjid di negeri ini terdiri atas fuqara dan masakin. Bahkan sebagian besar orang mungkin mengunjungi masjid bukan karena benar-benar ingin ke masjid melainkan karena tidak punya tempat untuk dipakai mengaktualisasikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antum lihat orang-orang tua yang datang ke masjid biasanya orang yang kalah dalam pergulatan sosial. Kalau dia tentara, biasa setelah pensiun baru dia ke masjid. Kalau dia pedagang, biasanya setelah dia bangkrut baru dia ke masjid. Rasulullah SAW mengatakan “Sebaik-baik uang itu adalah uang yang beredar di tangan orang-orang shaleh”. Jadi, apabila kita yang ada disini tidak mengendalikan uang yang ada di Riau, itu adalah tanda-tanda yang tidak bagus. Kenapa? Karena kalau uang itu berada di tangan orang shaleh maka uang itu akan mengalir di saluran-saluran yang baik. Kalau ibu-ibu di sini dibagikan Rp 1 Milyar, kira-kira uang itu akan diapakan. Buat daftar belanjanya. Antum bisa lihat semuanya itu belanja kebaikan. Pertama, pasti akan dipakai untuk potongan buat partai. Coba lihat anggota DPR, begitu jadi anggota Dewan, yang pertama potongan buat partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu ada teman dari Golkar dan PPP, “Itu dana konstituen diapakan?” Kita jawab itu tidak lewat kita, melainkan langsung ke Dapil (Daerah Pemiiihan). Uang yang masuk ke tangan orang shaleh pasti&lt;br /&gt;mengalirnya di kebaikan juga. “Kalau gajinya berapa dipotong? Kalau kita di Golkar cuma 2,5 juta per-bulan dipotong.” Kalau di PKS itu bisa 50 sampai 60% di potong. Jadi, antum lihat daftar belanjanya orang shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, untuk rihlah, kemungkinan itu pergi umrah atau menghajikan keluarga atau naik haji sendiri. Bapak-bapaknya pun kalau punya uang 1 Milyar, tidak jauh-jauh dari situ juga: infaq buat partai, menyenangkan keluarga, dan operasional pribadi untuk dakwah pribadinya juga. Semuanya di jalur kebaikan. Bila ada kenikmatan, tidak mungkin dia pergi judi. Tidak mungkin juga dia pergi ke tempat prostitusi. Paling-paling dia cari jalur halal. Tapi coba sebaliknya, kalau uang itu beredar di tangan orang jahat, larinya juga kepada kejahatan. Salah seorang saudara saya cerita, waktu itu ada seorang kaya sangat kaya di daerah Indonesia. Orangnya masih hidup sekarang. Dia punya private jet. Saking kayanya, dia suka main judi ke London. Pesawat private jet itu berjenis Boeing. Jadi, kalau pergi dia itu membawa rombongan, biasanya dia parkir di sana 1 minggu atau 2 minggu. Itu kalau parkir, kan bayar. Selama dia main judi, dia persilahkan teman-temannya yang ingin pakai pesawatnya, seperti layaknya meminjamkan mobil.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-5717911537269867078?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/5717911537269867078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/5717911537269867078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/5717911537269867078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/11/ust-anis-matta-bicara-soal-uang-1.html' title='Ust. Anis Matta Bicara Soal Uang 1'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Su_DtBlWQ-I/AAAAAAAAABI/zas2LYjVoxQ/s72-c/anis+matta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-8177410309176440963</id><published>2009-10-28T19:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T19:24:32.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi Muslim Harus Kaya'/><title type='text'>Ibadah Perlawanan terhadap Kemiskinan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Suj8k-Sx2dI/AAAAAAAAAAs/IumoGu92CXw/s1600-h/back-dinar.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 290px; height: 204px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Suj8k-Sx2dI/AAAAAAAAAAs/IumoGu92CXw/s320/back-dinar.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397841865530792402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya, kefakiran dekat dengan kekufuran, demikian arti suatu bunyi hadits yang pernah saya dengar. Bagaimanapun, agama tidak mengajarkan pemeluknya untuk hidup dalam kemiskinan, meskipun di lain hadits, menunjukkan bahwa kemiskinan itu tidak melulu identik dengan kehinaan, bahkan dalam beberapa hal dapat mendekatkan manusia dengan Sang Pencipta-nya, bahkan Nabi adalah manusia teladan yang super miskin. Namun kemiskinan versi keteladanan Nabi ini bukanlah suatu percontohan bahwa kemiskinan identik dengan ajaran agama dan agama menganjurkan kemiskinan, tapi lebih menunjukkan keteladanan pada ?kesederhanaan? dalam hidup, jangan berlebih-lebihan dan berfoya-foya dalam membelanjakan harta. Dewasa ini kita melihat bahwa saudara-saudara kita yang bernasib kurang beruntung dalam kemelaratan semakin banyak. Pertanyaannya, di mana tanggung jawab sosial kolektif kita dalam rangka berjuang bersama mengentaskan kemiskinan itu? Sungguh menyedihkan memang, di negeri yang mayoritas muslim ini, kesadaran untuk memberdayakan segala potensi untuk melawan kemiskinan tidak menjadi semangat dan praktek sosial oleh kalangan kaya yang mengaku beragama tersebut. Bahkan tampaknya semangat perlawanan terhadap kemiskinan ini gagal digerakkan secara massif oleh kaum cerdik-cendikia dan ulama di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang religius ternyata masih terdapat sekitar 17,75 atau 39,05 juta penduduknya hidup dalam kemiskinan (BPS, 2006). Muslim kaya?.banyak! tapi muslim kaya yang tercerahkan dan tersadarkan untuk berbuat mengangkat derajat saudara-saudaranya, itu yang jarang. Bahkan tak sedikit muslim yang kaya itu menunjukkan pola hidup yang memiris dan memedihkan hati saudara-saudaranya yang papa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, kekayaan yang Tuhan anugerahkan kepada mereka tidak memberikan manfaat apapun bagi sekitarnya, padahal mereka seharusnya sadar bahwa di dalam kekayaan itu bukanlah mutlak hak milik mereka dan terdapat hak orang miskin di dalamnya. Seharusnya mereka menyadari bahwa kekayaan itu adalah amanah, sekaligus menyadari bahwa manusia yang terbaik, bukanlah sekedar kaya, tapi apakah mereka bermanfaat bagi manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah terkadang justru kaum kaya raya inilah yang melanggengkan kemiskinan, sehingga mereka baik secara sadar atau tidak sadar telah menjadi penindas baru dan penghisap darah saudara-saudaranya, hingga yang miskin semakin terpuruk dengan kemiskinan, dan mereka yang kaya terus berada di puncak kenikmatan menumpuk kekayaan tanpa ada rasa beban sosial sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata relijiusitas di negeri yang beragama ini tak terimplementasi pada praktek sosial kehidupan, dan semangat beragama yang tumbuh, lebih pada sekadar praktek ritual formalitas. Dan?memang, baik kaum kaya, cerdik-cendikia dan ulama di negeri ini lebih cenderung mementingkan apa yang disebut kesalehan individual semata, serta miskin dalam hal kesalehan sosial untuk meruntuhkan tembok kemiskinan. Dalam kondisi sosial-ekonomi saat ini, masyarakat negeri ini semakin terpuruk tingkat kesejahteraannya secara struktural dimiskinkan akibat kebijakan neo-liberal dan kapitalistik yang tidak pro-rakyat. Seharusnya kesalehan sosial itu dipraktekkan sehingga berimplikasi secara luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, lagi-lagi kita melihat bahwa ibadah-ibadah yang dilakukan semata-mata ritualitas, apalagi ibadah-ibadah seperti umroh dan haji yang telah turun status menjadi wisata ritual, tapi tidak meninggalkan bekas apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bagaimana kaum kaya-raya yang mengaku ?muslim? di negeri ini meski sudah pernah menunaikan ibadah haji. Namun ternyata kelebihan kekayaan mereka tidak dipergunakan dalam rangka membantu saudara-saudaranya. Malah mereka berkali-kali pergi haji atau umroh. Meskipun itu adalah hak mereka, namun alangkah lebih baik jika kekayaan itu bermanfaat bagi saudara-saudaranya yang kurang beruntung (baca: miskin) lainnya, yang tentunya tak susah menemuinya, bahkan ada di sekitar mereka. Tidakkah tersadar empati mereka, tatkala mereka menikmati kemewahan, sementara tetangga di kiri-kanannya kelaparan? Padahal yang harus disadari bahwa ?elan profetik? dari misi agama adalah untuk mengangkat harkat dan derajat manusia dari keterpurukan, kemiskinan dan penindasan. Tapi di negeri yang hampir semuanya mengaku beragama ini, ternyata agama gagal mempraktekkan ajaran-ajaran sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya sudah cukup banyak peringatan yang diberikan, dan bahkan agama mengancam mereka yang rakus, berlebih-lebihan dan tak peduli terhadap kaum miskin sebagai kelas kaum fasiq-pendosa, sekaligus menghina mereka sebagai saudaranya setan. Untuk itu, menjadi kewajiban kita bersama untuk menyadari bahwa menyelesaikan ketimpangan-ketimpangan sosial termasuk kemiskinan yang distrukturkan ini adalah bagian dari ibadah perlawanan memberangus ketidak-adilan dan penindasan!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-8177410309176440963?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/8177410309176440963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/ibadah-perlawanan-terhadap-kemiskinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8177410309176440963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/8177410309176440963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/ibadah-perlawanan-terhadap-kemiskinan.html' title='Ibadah Perlawanan terhadap Kemiskinan'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Suj8k-Sx2dI/AAAAAAAAAAs/IumoGu92CXw/s72-c/back-dinar.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-9090337017558306727</id><published>2009-10-28T17:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T17:54:49.222-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Muslim Kaya'/><title type='text'>Azim Premji – Pengusaha Muslim terkaya di jagat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Sujny_vhlSI/AAAAAAAAAAc/pdjTjiTcGHA/s1600-h/premji.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 234px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Sujny_vhlSI/AAAAAAAAAAc/pdjTjiTcGHA/s320/premji.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397819016693781794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 ini, empat dari posisi 10 teratas ditempati oleh orang-orang India. Sedang secara keseluruhan, India berhasil menempatkan 53 orang-orang kayanya dalam jajaran prestisius tersebut. Salah satu dari para pengusaha kaya itu adalah Azim Premji, yang tahun ini ”hanya” menempati posisi 60, setelah tahun sebelumnya menempati posisi 21.&lt;br /&gt;Azim Premji adalah seorang pengusaha sukses yang pernah beberapa kali menduduki peringkat pertama orang terkaya di India. Ia juga pernah disebut-sebut oleh Wall Street Journal sebagai pengusaha muslim terkaya di dunia tahun 2007, mengalahkan para ”juragan minyak” dari Arab Saudi. Walaupun ada embel-embel ”muslim” dalam jajaran tersebut, Premji sendiri mengaku bahwa ia datang dari keluarga muslim yang sekuler.&lt;br /&gt;Premji sendiri lebih senang melihat dirinya sebagai orang India daripada orang dari keyakinan tertentu. Ia juga tak pernah menggembar-gemborkan identitasnya sebagai seorang muslim, dan perusahaannya pun hanya mempekerjakan sedikit muslim. Bahkan ketika almarhum ayahnya diminta oleh M. Ali Jinnah untuk pindah ke Pakistan, sang ayah pun menolak karena ia tidak melihat satu alasan pun untuk pindah dari suatu negara ke negara lain hanya karena masalah agama.&lt;br /&gt;Kesuksesan sang pengusaha muslim sekuler tersebut tak lain adalah karena langkah besarnya dalam mengubah perusahaan keluarga yang memproduksi minyak sayur menjadi salah satu perusahaan IT terbesar di India, Wipro Ltd (dahulu bernama West India Vegetable Products). Sarjana teknik mesin lulusan Stanford University ini percaya bahwa orang biasa mampu melakukan hal-hal luar biasa. Nampaknya itu adalah salah satu faktor yang menyebabkan dirinya bisa memimpin perusahaannya untuk mendapat berbagai penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.&lt;br /&gt;Seperti halnya Bill Gates, Warren Buffet, dan orang-orang terkaya lain, kesuksesan Premji dalam berbisnis membuatnya tergerak untuk mendirikan suatu yayasan amal yang bergerak dalam bidang pendidikan. Tahun 2001 lalu, ia mendirikan Azim Premji Foundation yang bertujuan untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di India. Dengan dasar bahwa masa depan anak-anak adalah masa depan negaranya, yayasannya tersebut kini telah membantu ribuan sekolah yang ada di negaranya tercinta itu.&lt;br /&gt;Terlepas dari kesekuleran Azim Premji, ia bisa disebut sebagai salah satu ikon bagi para pengusaha muslim di dunia untuk bisa bersaing dalam bisnis. Nilai-nilai entrepreneurship yang telah ditanamkan oleh Nabi Muhammad S.A.W seharusnya bisa diterapkan oleh pengusaha-pengusaha muslim lain seperti Premji, agar nantinya bisa menjadi berkah dan rahmat bagi semua makhluk di bumi ini.&lt;br /&gt;Jazakumullah Khair untuk : &lt;a href="http://www.blogger.com/inspirasi-motivasi.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Guru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-9090337017558306727?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/9090337017558306727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/azim-premji-pengusaha-muslim-terkaya-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/9090337017558306727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/9090337017558306727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/azim-premji-pengusaha-muslim-terkaya-di.html' title='Azim Premji – Pengusaha Muslim terkaya di jagat'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/Sujny_vhlSI/AAAAAAAAAAc/pdjTjiTcGHA/s72-c/premji.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-6374533816716165650</id><published>2009-10-28T17:19:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T18:55:48.604-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-book Terbaik'/><title type='text'>Investasi  Penuh Berkah Melalui Property</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sahabat Rasulullah SAW ternyata Kaya Raya lewat PROPERTI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt; Umar ra memiliki 70.000 properti, Utsman ra memiliki properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar, belum lagi sahabat seperti Abdurrahman bin ‘Auf, Amru bin Ash, Zubair bin Awwam, Mu’awiyah, dll&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Andalah pewarisnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Hanya jika Anda tahu caranya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;table border="0"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;img src="http://ebook.bisnisheri.com/wp-content/themes/quadruple-blue/images/foto-nasrull.jpg" alt="" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dai muda ini sempat terkatung-katung di Malaysia, menjadi tukang cuci dengan gaji harian lebih rendah dari tukang kenek bangunan. Namun kini, nasibnya berubah drastis. Bisnis properti yang digeluti anggota MUI Depok ini berkembang sangat pesat. Hanya dalam 2,5 tahun Metro TV menjuluki perusahaannya sebagai &lt;strong style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Developer Syariah pertama di Indonesia&lt;/strong&gt;. Kini, “The Orchid Realty” memiliki omset &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;4 M&lt;/span&gt; sebulan. Lihat websitenya di  www.orchid-realty.com.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Fenomena keterpurukan ekonomi ummat membuat Nasrullah, S.Si, NLP berpikir dan mencari hikmah rahasia kesuksesan bisnis propertinya dengan menggali prinsip-prinsip hidup yang selama ini diyakininya yaitu Al-Quran, sunnah dan sejarah sahabat Nabi kemudian memadukannya dengan ilmu manajemen modern. Semuanya diformulasikan dalam sebuah konsep yang beliau beri nama &lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;spriritualpREneurship&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kini spriritualpREneurship telah menjadi bahan seminar dan training profesional selama 2 hari dengan tarif sampai lebih dari 5 juta rupiah. Selain seminar, beliau juga menyebarkan idenya lewat internet di &lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;a target="_blank"&gt;SpriritualpREneurship.com&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; agar daya jangkaunya lebih luas. Semuanya demi sebuah cita-cita agar ummat Islam berdaya.. dan tentu menjadi KAYA.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Materi &lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;SpiritualpREneurship&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; berisi rahasia-rahasia tersembunyi yang memuat esensi besar tentang hakikat harta dan rizqi Allah. Menggali bagaimana para sahabat dan ulama-ulama masa lalu mengambil sumber terbaiknya. Semuanya diringkas dalam sebuah teori bernama: &lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;SpiritualpREneurship, The Power of Islamic Financial Freedom&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://ebook.bisnisheri.com/wp-content/themes/quadruple-blue/images/foto-nasrull2.jpg" alt="Liputan Metro TV" width="350" height="210" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;SpiritualpREneurship&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; lebih fokus dalam pembahasan bisnis properti. Bagaimana Anda bisa menjadi kaya raya dengan properti apapun profesi Anda, pengusaha atau karyawan. Di sini Anda akan terpukau, ternyata bisnis properti tidak sesulit yang Anda bayangkan. Asalkan Anda tau caranya. Semuanya &lt;strong&gt;pengalaman pribadi&lt;/strong&gt; yang tidak perlu diragukan lagi akurasinya.&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Materi dikemas dalam bentuk DVD, e-book dan audiobook. DVD seminar dengan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;durasi 8 jam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; ini akan dikirim ke alamat Anda melalui kurir. Film seminar ini dikemas sangat profesional &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bukan &lt;em&gt;homemade quality&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.  Saya jamin sangat mencerahkan intelektual dan spiritual Anda. Sangat saya rekomendasikan.Tafadhal..., Klik di &lt;a href="http://www.spiritualpreneurship.com/?id=anang"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SINI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk tahu lebih detail....&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jazakumullah Khair dan Salam Muslim Kaya Penuh Berkah..!!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-6374533816716165650?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/6374533816716165650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/investasi-syariah-melaui-property.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6374533816716165650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/6374533816716165650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/investasi-syariah-melaui-property.html' title='Investasi  Penuh Berkah Melalui Property'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-7286679631260098569</id><published>2009-10-27T01:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T15:52:33.381-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-book Terbaik'/><title type='text'>E-BOOK HALAL TERBAIK UNTUK UNTUK KAYA PENUH BERKAH</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Assalamu’alaikum Saudara Muslim &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;KAYA&lt;/span&gt; Skalian….&lt;br /&gt;ALHAMDULILLAH..., Insya Allah 1 langkah untuk menjadi &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MUSLIM KAYA PENUH BERKAH&lt;/span&gt; Sudah Anda lakukan dengan membuka Tulisan ini....&lt;br /&gt;Seorang muslim harus kaya!!!&lt;br /&gt;Sebagaimana sangat kayanya seorang sahabat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 51);"&gt;Abdurrahman Bin Auf RA&lt;/span&gt;, agar bisa beribadah ke tanah suci untuk &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;BERHAJI&lt;/span&gt;, agar bisa melaksanakan I’tikaf di sepuluh hari terakhir ramadhan, agar bisa berinfak dan bersedekah di jalan-Nya dengan maksimal, dan masih banyak lagi ibadah ini yang bisa kita lakukan kalo kita &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;KAYA&lt;/span&gt;…..&lt;br /&gt;Akan tetapi bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Bukankah kita masih ingat dengan kisah Nabi Sulaiman AS, yang  ditawari Allah SWT dengan Kekuasaan, Harta, dan Ilmu dan Nabi Sulaiman memilih &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ILMU&lt;/span&gt; !!! Maka dengan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ILMU&lt;/span&gt; itu Nabi Sulaiman Memperoleh juga &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;HARTA&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;KEKUASAAN&lt;/span&gt;!!!&lt;br /&gt;Saudara Muslim skalian….&lt;br /&gt;Dan Ternyata Benar, Melalui e-book &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FORMULA BISNIS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini, Subhanallah, Saya mendapatkan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ILMU&lt;/span&gt; yang Sangat Banyak dan Bermanfaat, ilmu yang Sangat mudah dan bermanfaat hingga bisa mendatangkan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;REZEKI&lt;/span&gt; yang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MELIMPAH&lt;/span&gt;, halal, DAN Insya Allah &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;BAROKAH!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Klik di &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SINI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, untuk mendapatkan e-book yang dengan Sangat   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MUDAH &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;dan Sangat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;NYATA&lt;/span&gt; membimbing kita &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;SELANGKAH DEMI SELANGKAH&lt;/span&gt; untuk mendapatkan Harta yang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MELIMPAH&lt;/span&gt;, halal, DAN Insya Allah &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;BAROKAH!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah Saudara muslim kaya sekalian mendaftar di &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SINI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; , dan sudah membuktikan dan merasakan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;REZEKI&lt;/span&gt; yang &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;MELIMPAH, BISA KITA&lt;/span&gt; Lanjutkan dengan Langkah Selanjutnya………&lt;br /&gt;Apa itu?&lt;br /&gt;Yaitu dengan menginvestasikan pendapatan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PULUHAN JUTA PERBULAN&lt;/span&gt;  dari &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;FORMULA BISNIS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini untuk PELUANG BISNIS sesuai SYARI’AH   yang lain….Nanti, Insya Allah Langkah Ke-2 akan saya tulis di artikel yang lain selanjutnya....&lt;br /&gt;Untuk Langkah pertama &lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=muslimkaya"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;KLIK DI SINI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Salam Muslim &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;KAYA&lt;/span&gt; penuh &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;BERKAH&lt;/span&gt;!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-7286679631260098569?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/7286679631260098569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/e-book-halal-terbaik-untuk-untuk-kaya.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/7286679631260098569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/7286679631260098569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/e-book-halal-terbaik-untuk-untuk-kaya.html' title='E-BOOK HALAL TERBAIK UNTUK UNTUK KAYA PENUH BERKAH'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5986204412559556837.post-2151953764883344497</id><published>2009-10-26T22:44:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:02:42.986-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi Muslim Harus Kaya'/><title type='text'>SEORANG MUSLIM JANGAN TAKUT KAYA</title><content type='html'>&lt;span class="prevDetail"&gt;Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                                                          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                             &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِيْ عَبْدِ اللهِ ثَوْبَانَ بْنِ بُجْدَدَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أََفْضَلُ دِيْنَارٍ يُنْفِقُهُ الرّجُلُ دِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى عِيَالِهِ وَدِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى دَابَّتِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَدِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى أَصْحَابِهِ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ (رواه مسلم)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi ‘Abdillah Tsauban bin Bujdad bahwa Rasulullah saw. bersabda, &lt;strong&gt;“Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.” &lt;/strong&gt;(H.R. Imam Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari hadis di atas, antara lain: pertama, di hadapan seorang mslim, terbuka lebar banyak pintu untuk berbuat baik dengan harta. Kedua, menjelaskan peringkat keutamaan pengeluaran harta (infak) yang dilakukan seorang muslim, bahwa memberi nafakah kepada keluarga merupakan infak yang paling mulia. Dalam hadis lain disebutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;دِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِيْ رَقَبَتِهِ وَدِيْنَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِيْنٍ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ أَعْظَمُهَا أَجْرًا اَلَّذِيْ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ (رواه مسلم)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk (mememerdekakan) hamba sahaya, dinar yang engkau infakkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluarga, yang paling utama di antara semua itu adalah dinar yang engkau infakkan kepada keluargamu.” (H.R. Imam Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya adalah, tidak mungkin kita dapat berinfak dengan harata jika kita tidak memilikinya. Lebih-lebih jika kita mencermati ayat-ayat Al Quran yang memerintahkan kita terlibat dalam jihad. Selalu saja disandingkan antara kewajiban berjihad dengan jiwa dengan kewajiban berjihad dengan harta. Bahkan dari semua ayat yang memerintahkan kita berjihad dengan harta dan jiwa, berjihad dengan harta selalu didahulukan, kecuali pada satu ayat saja yakni ayat 111 Surah At-Taubah, yang maknanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan (mendapatkan) surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya, hartalah yang disebut terdahulu. Perhatikan ayat-ayat berikut,&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Q.S. Ash-Shaf 61: 10-11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini diperkuat dengan adanya kewajiban zakat. Dalam urusan yang satu ini memang ada kesalahan persepsi pada sebagian kaum muslimin. Kewajiban zakat sering dipahami begini: "Kalau punya harta, zakatlah. Kalau tidak punya, tidak usah mengeluarkan zakat". Secara fiqih, pemahaman itu sangat benar. Tapi semangatnya bukanlah semangat kepasrahan pada keadaan. Semangat perintah zakat harusnya dipahami: "Carilah uang, kumpulkanlah harta agar dapat melaksanakan perintah Allah yang bernama zakat". Seharusnya kita membawa semangat shalat untuk diterapkan pada zakat. Kita selalu berpikir, kita harus bisa melaksanakan shalat dengan segala perjuangan yang menjadi konsekuensinya. Dari mulai mencari penutup aurat, mencari tempat shalat, menentukan arah kiblat, menyucikan diri, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua mematahkan anggapan yang masih dianut sebagian orang bahwa kesalihan dan ketakwaan identik dengan kepapaan, kemelaratan, kesengsaraan, dan ketertindasan. Seolah-olah hanya orang miskin, jelata, dan tertindaslah yang layak menghuni surga. Sebaliknya, orang kaya dan orang yang punya jabatan tidak punya tempat di surga. Ini diperparah dengan sering disitirnya hadis-hadis dha’if (lemah) atau bahkan maudhu’ (palsu) yang memberikan pesan untuk menjauhi dunia sejauh-jauhnya demi mencapai ketakwaan dan kesucian jiwa. Atau mungkin juga menyitir hadis sahih tentang zuhud dengan pemahaman yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zuhud tidaklah identik dengan melarat. Zuhud adalah kepuasaan hati dengan apa yang diberikan Allah swt. Zuhud adalah ketiadaan ikatan hati kepada harta dan hal-hal bersifat material lainnya. Orang yang merasa puas dengan apa yang Allah berikan sembari meniadakan keterikatan hatinya dengan harta dan jabatan, tidaklah kehilangan sifat zuhud sekalipun ia kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utsman Bin ‘Affan adalah konglomerat dan kaya raya. Beliau termasuk sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk surga. Demikian pula halnya dengan ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Beliau sukses dalam bisnis dan menjadi saudagar kaya raya. Toh beliau juga termasuk yang dijamin masuk surga. Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, khalifah yang kaya raya. Tapi justru dia termasuk orang zuhud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi harta dalam Islam sama dengan posisi kemiskinan: sebagai ujian bagi manusia. Dengan kekayaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kekayaan pula orang bisa masuk neraka. Dengan kepapaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kepapaan pula orang bisa masuk neraka. Semuanya ujian! Allah swt. menegaskan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami coba kalian dengan keburukan dan kebaikan, (semuanya) sebagai ujian.” (Q.S. Al Anbiya 21: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya dunia itu manis dan menghijau. Dan sesungguhnya Allah mengangkat kalian sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat (menguji) bagaimana kalian bekerja. Maka berhati-hatilah dengan dunia dan berhati-hatilah dengan wanita. Karena sesungguhnya fitnah Bani Israil adalah pada wanita.” (H.R. Imam Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, orang yang saleh bukanlah orang memilih meninggalkan harta, melainkan yang lulus dalam ujian mengelola harta itu. Seseorang dianggap lulus ujian dalam urusan harta manakala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama, hanya menempuh cara halal untuk memperoleh harta.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada hari kiamat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban terkait dengan hartanya, dari manakah ia memperolehnya dan dengan cara apa? Ini batu ujian pertama. Rasulullah saw. bersabda, "Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang beriman seperti yang diperintahkan kepada para rasul. Dia berfirman, ‘Wahai para rasul, makanlah dari yang baik dan beramal salehlah karena sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kalian lakukan.’ Dia juga berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik dari yang Kami rezekikan kepada kalian.’” Lalu Rasulullah saw. menerangkan tentang orang yang mengadakan perjalanan panjang, kusut masai dan berdebu. Ia mengadakahkan kedua tangannya (berdoa) ke langit (sambil mengatakan), "Ya rabbi, ya rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makan dari yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan.” (H.R. Imam Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua, harta itu tidak menyebabkan sombong.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sukses mengelola harta adalah orang yang dengan hartanya justru semakin rendah hati dan menyadari bahwa segala yang dimilikinya adalah titipan atau amanah dari Allah. Abdurrahman bin ‘Auf yang padahal termasuk orang yang dijamin masuk surga pernah berlinang air mata saat dirinya siap menyantap hidangan lezat yang ada di hadapannya. Ketika ditanya penyebab ia menangis, ia menjawab, “Aku takut hanya yang kunikmati di dunia inilah yang menjadi ganjaranku dari Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, menjadi fasilitas untuk mendekatkan diri kepada Allah.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik harta yang saleh adalah yang ada pada orang saleh.” Beliau juga memerintahkan kepada kita, “Jauhkanlah dirimu dari neraka walau dengan hanya sebuah kurma.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat, menjadi fasilitas untuk silaturahim.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Infaq adalah baik. Dan infaq kepada kerabat adalah lebih baik lagi. Karena selain bernilai taqarrub, perbuatan itu juga merupakan upaya silaturahim. Rasulullah saw. bersabda, “Shadaqah kepada orang misikin adalah satu shadaqah dan shadaqah kepada orang yang punya hubungan rahim (kerabat) adalah dua shadaqah: shadaqah dan shilah (menyambungkan).” (H.R. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelima, menjadi fasilitas untuk perjuangan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan Islam jelas tidak mungkin tanpa dukungan finansial. Kekuatan kuffar harus dihadapi dengan kekuatan optimal kaum muslimin. Dan ini tentu saja salah satu kekuatan itu adalah kekuatan maliyyah (finansial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Islam tidak memusuhi harta. Islam juga tidak mengajarkan umat Islam memusuhi orang kaya. Surga terbuka bagi orang kaya. Yagn penting ajaran Islam tentang pengelolaan kekayaan dipatuhi. Jadi, menjadi orang kaya, siapa takut? Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt;Jazakumullah untuk: &lt;a href="http://%20%20percikaniman.org/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Guru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5986204412559556837-2151953764883344497?l=muslim-kaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/feeds/2151953764883344497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/seorang-muslim-jangan-takut-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/2151953764883344497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5986204412559556837/posts/default/2151953764883344497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslim-kaya.blogspot.com/2009/10/seorang-muslim-jangan-takut-kaya.html' title='SEORANG MUSLIM JANGAN TAKUT KAYA'/><author><name>muslim-kaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09306723613013004596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_eK0G_jg0jKU/SzTpamCLAuI/AAAAAAAAABc/CiiTRXigerU/S220/merenung+dipantai+depok.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
